Ilustrasi: Peserta tes CPNS di Jember, Jawa Timur. Foto: ANT/Seno
Ilustrasi: Peserta tes CPNS di Jember, Jawa Timur. Foto: ANT/Seno

DPR Memelototi Seleksi CPNS 2019

Nasional seleksi cpns ASN
Ilham Pratama Putra • 25 November 2019 12:15
Jakarta: Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jadi sorotan, karena dipandang mendiskriminasi penyandang difabel. Anggota Komisi II, Sodik Mujahid, menegaskan hak semua hak warga negara harus dipenuhi.
 
"Inilah yang harus dijabarkan semua kementerian, semua lembaga di kementrian," kata Sodik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 25 November 2019.
 
Pihaknya akan mengawal proses CPNS dan memastikan tak ada hak difabel yang dilanggar. Hak pada mereka dijamin Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Aturan itu menegaskan tak boleh ada diskriminasi ke kaum difabel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sodik memastikan pemantauan menyeluruh hingga ke daerah-daerah terindikasi mendiskriminasi Dia meminta pejabat daerah mengimplementasikan UU untuk kaum disabilitas.
 
"Saya mengimbau kepada jajaran di nasional, provinsi dan daerah, untuk mengimplementasikan UU disabilitas, dan memberikan hak yang proposional kepada kaum difabel," kata dia.
 
Ombudsman RI mendapat laporaan dugaan diskriminasi penyandang disabilitas pada seleksi penerimaan CPNS. Formasi bagi penyandang disabilitas dibatasi.
 
"Salah satunya di Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, yaitu membatasi formasi guru SD yang dinyatakan tidak dapat diisi oleh disabilitas," kata anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Rabu, 20 November 2019.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif