NEWSTICKER
Ilustrasi Gedung KPU. Medcom.id/Faisal Abdalla.
Ilustrasi Gedung KPU. Medcom.id/Faisal Abdalla.

KPU: Parpol tak Berhak Ajukan PAW

Nasional OTT KPK
Zaenal Arifin • 10 Januari 2020 23:09
Jakarta: Pergantian antarwaktu (PAW) anggota legislatif tidak bisa diusulkan langsung partai politik (Parpol) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik menegaskan PAW yang diusulkan Parpol tidak akan direspons.
 
Dia menyebut PAW harus diusulkan ke DPR atau DPRD untuk dijadikan laporan administrasi. Nantinya keputusan diteruskan ke KPU untuk diproses.
 
"Baru nanti kita menerima surat pengusulan penggantian anggota antarwaktu dari DPR atau DPRD, kemudian kita respons," kata Evi di kantor KPU, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPU akan merespons laporan administrasi yang diajukan melalui lembaga dewan selambat-lambatnya lima hari setelah diterima. Hal tersebut telah tertuang dalam peraturan KPU. PAW pun tak bisa sembarangan.
 
"Kita juga sangat terbatas di dalam proses PAW tersebut, prosedurnya, tata caranya, kemudian administrasi seperti apa yang akan kita berikan, dan itu sudah ada acuanya semuanya di dalam peraturan KPU," jelas Evi.
 
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantow menambahkan, KPU akan menjawab surat laporan proses administrasi PAW yang dikirimkan DPR atau DPRD. Terutama sosok pengganti seorang calon atau anggota yang berhalangan karena suatu alasan.
 
"Kemudian kita hanya menjawab bahwa perolehan suara berikutnya kalau ini meninggal, hanya itu saja," tandas Ubaid.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif