Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama Kabinet Indonesia Maju. ANT/Puspa Perwitasari.
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama Kabinet Indonesia Maju. ANT/Puspa Perwitasari.

Megawati Ingatkan Menteri Jaga Integritas

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf
Nur Azizah • 23 Oktober 2019 11:51
Jakarta: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju menjaga integritas. Para menteri diminta tak mempermaulkan diri sendiri dan keluarga.
 
"Ibu Megawati Soekarnoputri berpesan bahwa dalam diri setiap menteri melekat sebuah nama dan tanggung jawab yang harus dijaga dengan seluruh integritasnya sebagai seorang pemimpin," kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan pesan Megawati di Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019.
 
Megawati mengingatkan agar menteri bertanggung jawab terhadap pekerjaan mereka. Tak dipungkiri, banyak orang hanya melihat jabatan dari sisi kekuasaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam diri seorang menteri melekat dedikasi dan tanggung jawab bagi rakyat, bangsa, dan negara Indonesia," kata Hasto menirukan Megawati.
 
Hasto mengatakan Megawati mengucapkan selamat kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju. Menurut Megawati, menteri bukan pegawai tinggi biasa, tapi pembantu Presiden.
 
Presiden Joko Widodo melantik 34 menteri Kabinet Indonesia Maju. Mahfud MD didapuk menjabat Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Jokowi meminta Mahfud menjamin pemberantasan korupsi, kepastian hukum, deradikalisasi, dan gerakan antiterorisme.
 
"Airlangga Hartarto (jadi) Menko Perekonomian. Kita ingin terobosan dan menyinergikan antarkementerian sehingga peluang kerja meningkat, bisa menurunkan defisit transaksi berjalan, neraca perdagangan, dan industrialisasi di bawah beliau," beber Jokowi.
 
Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Luhut Binsar Panjaitan Menteri Koorditanor Kemaritiman dan Investasi.
 
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto didapuk sebagai Menteri Pertahanan. Kursi Menteri Sekretaris Negara kembali dipercayakan kepada Pratikno. Eks Kapolri Tito Karnavian menjadi Menteri Dalam Negeri.
 
Retno Marsudi masih menjadi Menteri Luar Negeri. Sedangkan Fachrul Razi dipercaya sebagai Menteri Agama.
 
Politikus PDI Perjuangan Yassona Laoly kembali dipercaya sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Sri Mulyani tetap dipercaya sebagai Menteri Keuangan.
 
Pendiri Go-Jek Nadiem Anwar Makarim dipercaya menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Dokter Terawan Agus Putranto didapuk menjadi Menteri Kesehatan.
 
Politikus PDI Perjuangan Juliari Batubara dipercaya menjadi Menteri Sosial. Sedangkan politikus PKB Ida Fauziah menjadi Menteri Ketenagakerjaan.
 
Eks Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita dipercaya memimpin Kementerian Perindustrian. Kursi Menteri Perdagangan dipercayakan kepada Agus Suparmanto.
 
Sedangkan Kementerian ESDM dipercayakan kepada Arifin Tasrif. Basuki Hadimuldjono kembali dipercaya sebagai Menteri PUPR.
 
Budi Karya Sumadi juga masih menjabat Menteri Perhubungan. Politikus NasDem Johnny G Plate menjadi Menteri Komunikasi dan Informasi.
 
Syahrul Yasin Limpo menjadi Menteri Pertanian. Sedangkan Siti Nurbaya Bakar tetap dipercaya memimpin Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).
 
Politikus Gerindra Edhy Prabowo memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sementara Abdul Halim Iskandar dipercaya memimpin Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi. Sedangkan Sofjan Djalil masih dipercaya sebagai pemimpin Kementerian Agraria dan Tata Ruang.
 
Politikus Suharso Monoarfa menjadi Kepala Bappenas. Politikus PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo dipercaya memimpin Menpan-RB.
 
Erick Thohir menjadi Menteri BUMN. Teten Masduki dipercaya memimpin Kementerian Koperasi dan UKM.
 
Sedangkan Wishnutama Kusbandio memimpin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Gusti Ayu Bintang Darmawanti menjadi Menteri PPPA.
 
Bambang Brodjonegoro dipercaya memimpin Kementerian Riset dan Teknologi. Sedangkan Kementerian Pemuda dan Olahraga dimpimpin politikus Golkar Zainuddin Amali.
 
Moeldoko tetap memimpin Kantor Staf Kepresidenan. Pramono Anung tetap menjadi Sekretaris Kabinet. Bahlil Lahadalia mengepalai Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Sedangkan ST Burhanuddin menjadi Jaksa Agung.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif