Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (paling kiri baju putih). Medcom.id/Hendrik Simorangkir
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (paling kiri baju putih). Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Menko PMK Diminta Tak Memperkeruh Suasana

Nasional kemiskinan Virus Korona
Theofilus Ifan Sucipto • 06 Agustus 2020 14:26
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy diminta lebih bijak bertutur. Menteri tak boleh memperkeruh keadaan di tengah upaya melawan virus korona (covid-19).
 
“Ini bisa melukai masyarakat miskin. Jangan memperkeruh suasana,” kata Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, kepada Medcom.id, Kamis, 5 Agustus 2020.
 
Jerry mengatakan seharusnya pemerintah fokus menangani pandemi covid-19. Pernyataan blunder bakal memengaruhi kepercayaan publik pada pemerintah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menilai larangan pernikahan keluarga miskin dan keluarga miskin tidak menyelesaikan masalah kemiskinan. Memaksakan pernikahan dengan keluarga kaya pun tidak bijak.
 
(Baca: Pernyataan Muhadjir Effendy Dinilai Melukai Masyarakat)
 
“Jadi pernyataannya Pak Menteri ini agak irasional,” ujar dia.
 
Pemerintah, kata Jerry, seharusnya fokus mencari solusi penanganan covid-19. Apalagi, kasus positif masih bertambah setiap hari.
 
“Harus berpikir rasional dan mencari ide-ide brilian,” tutur Jerry.
 
Muhadjir mengungkapkan ada 5,7 juta keluarga miskin di Indonesia. Jumlah tersebut muncul karena keluarga miskin menikah dengan keluarga miskin. Kondisi Ini memunculkan keluarga miskin baru.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif