Presiden Joko Widodo. Dok: Medcom.id
Presiden Joko Widodo. Dok: Medcom.id

Jokowi Sebut Daya Beli Masyarakat Turun saat Pandemi

Nasional Virus Korona virus corona
Theofilus Ifan Sucipto • 13 Mei 2020 11:27
Jakarta: Presiden Joko Widodo memerintahkan segala bentuk bantuan sosial (bansos) segera didistribusikan. Sebab, daya beli masyarakat selama pandemi virus korona (covid-19) menurun.
 
“Ada indikasi penurunan permintaan bahan-bahan pangan dan artinya daya beli masyarakat menurun,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu 13 Mei 2020.
 
Jokowi meminta pembagian bantuan bagi masyarakat segera dikebut. Baik bantuan sosial (bansos) tunai, bantuan langsung tunai (BLT) desa, hingga kartu sembako harus sampai pada masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beragam bantuan yang disalurkan ini diharap Jokowi bisa memperbaiki daya beli masyarakat. Dia juga telah memerintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk segera bertindak.
 
Baca: Mensos Pastikan Penanganan Dampak Covid-19 Jangkau Kelompok Rentan
 
Jokowi tegas meminta agar jaring pengaman sosial segera disalurkan dan diterima masyarakat. Kementerian Sosial (Kemensos) pun mendistribusikan bansos kepada masyarakat terdampak covid-19 berupa sembako bantuan Presiden dan Bansos Sosial Tunai (BST).
 
Bansos sembako tersebut menjangkau 1,9 juta keluarga senilai Rp600 ribu yang disalurkan sebulan dua kali, dengan nilai total Rp3,4 triliun.
 
Sementara, BST menjangkau 9 juta KK di luar Jabodetabek yang belum mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako (Bantuan Pangan Non Tunai) senilai Rp600 ribu/KK/bulan. Baik Bansos Sembako bantuan Presiden maupun BST disalurkan selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif