Ilustrasi bansos. Antara/Oky Lukmansyah
Ilustrasi bansos. Antara/Oky Lukmansyah

Ombudsman Kebanjiran Keluhan Pembagian Bansos

Nasional Virus Korona bansos PSBB
Kautsar Widya Prabowo • 13 Mei 2020 15:33
Jakarta: Sebanyak 387 masyarakat melaporkan berbagai persialan terkait dampak pandemi virus korona (covid-19) ke Ombudsman RI (ORI) sejak 29 April-12 Mei 2020. Dari laporan itu, sebanyak 278 masyarakat atau 72 persen mengeluhkan proses pembagian bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran.
 
"Bantuan sosial itu menyangkut penyaluran bantuan tidak merata, prosedur dan persyaratan untuk penerima yang tidak jelas," ujar Ketua ORI Amzualian Rifai dalam konferensi pers secara virtual, di Gedung ORI, Jakarta Pusat, Rabu, 13 Mei 2020.
 
Rifai menilai persoalan ini disebabkan tidak ada data terbaru yang melingkupi kondisi ekonomi masyarakat Indonesia. Padahal, pemerintah sudah berkali-kali diperingatkan agar memiliki data yang menyeluruh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Covid-19 mengakibatkan kelompok menengah rentan mendadak miskin. Oleh karenanya akurasi data niscaya menjadi persoalan," tuturnya.
 
Baca: Mensos Akui Data Penerima Bantuan Tak Sempurna
 
Ombudsman juga menerima aduan soal keuangan dari 89 masyarakat atau 23 persen. Ada peningkatan konsumsi listrik sejak pemerintah menginstruksikan berkerja dari rumah. Masyarakat juga tidak merasakan adanya keringanan kredit.
 
"(Dampaknya) banyak warga akan memilih menjual aset, melakukan pinjaman online atau terpaksa tetap keluar rumah," tuturnya.
 
Persoalan transporasi juga dilaporkan oleh delapan masyarakat atau dua persen. Banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya dengan menggunakan transportasi. Di sisi lain, pemerintah membatasi operasional transportasi umum untuk mendukung penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
 
"Ada penghentian angkutan umum di daerah yang belum ditetapakan PSBB. Namun, tidak ada alternatif angkutan (mobilisasi masyarakat)," tuturnya.
 
Rifai menambahkan sebanyak delapan masyarakat atau dua persen mengadukan soal pelayanan kesehatan, dan empat masyarakat atau satu persen mengadukan soal keamanan.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif