Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil) memberikan keterangan kepada media di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Jabar, Minggu, 12 April 2020. Foto: Medcom.id/Roni Kurniawan
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil) memberikan keterangan kepada media di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Jabar, Minggu, 12 April 2020. Foto: Medcom.id/Roni Kurniawan

Survei: Elektabilitas Ridwan Kamil Geser Anies

Nasional ridwan kamil Anies Baswedan
Antara • 17 September 2020 06:20
Jakarta: Survei Polmatrix Indonesia menunjukkan tingkat elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggeser Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sementara itu, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih bertengger di posisi pertama dengan 18,5 persen dukungan responden, turun sedikit dari survei Mei 2020 yakni 18,9 persen.
 
Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto mengatakan pada urutan kedua ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan elektabilitas naik tipis dari 13,7 persen menjadi 13,9 persen. Perubahan signifikan terjadi pada posisi ketiga yang sebelumnya diduduki Anies Baswedan.
 
Posisi ketiga kini ditempati Ridwan Kamil. Elektabilitas Anies turun dari 12,8 persen menjadi 10,6 persen, sedangkan Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, melonjak dari 7,9 persen menjadi 11,1 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Konfigurasi baru pertarungan elite politik menampilkan tiga besar menuju 2024, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil," kata Dendik dalam keterangan tertulis, Rabu, 17 September 2020.
 
Perubahan ini terekam dalam periode empat bulan sejak survei sebelumnya, Mei 2020. Prabowo dan Ganjar makin mengokohkan diri, tetapi kenaikan elektabilitas Kang Emil yang menggeser posisi Anies menarik untuk dicermati.
 
Menurut Dendik, rivalitas antara kedua kepala daerah yang bertetangga itu mendorong kompetisi dalam menelurkan kebijakan. Kang Emil lebih berhasil mendulang keuntungan secara elektoral dibandingkan dengan Anies.
 
Kondisi serupa terjadi pada kasus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Elektabilitas Khofifah sedikit turun dari 5,6 persen menjadi 5,2 persen, sedangkan Risma merosot dari 3,0 persen menjadi hanya 1,6 persen.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif