Ilustrasi bantuan subsidi upah. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi bantuan subsidi upah. Medcom.id/M Rizal

Subsidi Upah Tahap II Disalurkan Akhir Oktober

Nasional Kemenaker Bantuan Langsung Tunai
Insi Nantika Jelita • 14 Oktober 2020 09:12
Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) akan menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) termin II pada akhir Oktober 2020. Setelah pembayaran termin I selesai disalurkan untuk 5 tahap, pembayaran termin II mulai disalurkan.
 
"Kami targetkan termin II mulai disalurkan pada akhir Oktober 2020 atau paling lambat penyalurannya akan dimulai awal November nanti," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan tertulis, Selasa, 13 Oktober 2020.
 
Ida menerangkan program bantuan subsidi upah ditargetkan bagi 15,7 juta pekerja terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Subsidi upah yang mulai disalurkan 30 Juni 2020 ini bakal memakan anggaran Rp37,7 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 600 Ribu Data Subsidi Gaji Tak Bisa Dikonfirmasi Ulang BPJamsostek, Ini Alasannya
 
Namun, data yang dikumpulkan dan diserahkan BPJS Ketenagakerjaan hanya mencapai 12,2 juta pekerja atau buruh. Sisa anggaran akan diserahkan kembali ke bendahara Negara.
 
"Rencananya disalurkan untuk subsidi gaji/upah bagi guru honorer dan tenaga pendidik, baik di lingkup Kemendikbud maupun Kemenag," jelas Ida.
 
Pada termin I, Kemenaker menyalurkan bantuan tunai kepada 11,9 juta pekerja. Jumlah ini setara 97,37 persen total penerima tahap I sampai tahap V.
 
Berdasarkan data Kemenaker per tanggal 12 Oktober 2020, subsidi gaji/upah tahap I disalurkan kepada 2,48 juta penerima (99,43 persen), tahap II 2,98 juta penerima (99,38 persen), tahap III sebanyak 3,47 juta penerima (99,32 persen), tahap IV sebanyak 2,57 juta penerima (97,20 persen), dan tahap V sebanyak 427 ribu penerima (69,03 persen).
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif