Ketua Komisi I Meutya Hafid. Medcom.id/Whisnu Mardiansyah
Ketua Komisi I Meutya Hafid. Medcom.id/Whisnu Mardiansyah

Meutya Hafid Berharap Pembahasan Revisi UU ITE Tak Berlarut

Nasional Kenaikan PPh presiden joko widodo undang-undang ite DPR RI
Anggi Tondi Martaon • 10 Juni 2021 15:48
Jakarta: Komisi I menyambut baik sikap pemerintah terkait revisi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Revisi diharapkan segera dibahas dan  disahkan.
 
"Cepat itu ketika masuk di DPR saya harapkan (pembahasan) tidak berlarut-larut," kata Ketua Komisi I Meutya Hafid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 10 Juni 2021.
 
Sebab, amendemen UU ITE hanya bersifat terbatas. Revisi terhadap pasal yang dianggap multitafsir atau lebih dikenal dengan sebutan pasal karet.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena (revisi) hanya pasal-pasal (UU ITE) tertentu saja," ujar dia.
 
Politikus Golkar itu menyebut pihaknya dalam posisi menunggu terkait realisasi revisi UU ITE. Sebab, pengajuan perubahan ada di tangan pemerintah.
 
(Baca: Mahfud: Revisi Terbatas UU ITE untuk Hilangkan Multitafsir)
 
"Kita tunggu kalau pemerintah berencana secara serius merevisi UU ITE kedua kali, revisi kedua," ujar dia.
 
Meutya menyampaikan ada celah revisi UU ITE dilaksanakan tahun ini. Yakni, saat evaluasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021 pada pertengahan tahun.
 
"Kan di tengah-tengah ada revisi prolegnas itu masih memungkinkan," ujar dia.
 
Revisi UU ITE melalui proses panjang. Awalnya, pemerintah membentuk Tim Kajian UU ITE pada 22 Februari 2021. Tim mengkaji pasal-pasal yang bermasalah di UU ITE.
 
Setelah beberapa bulan bekerja, tim kajian merekomendasikan amendemen terbatas UU ITE. Namun, revisi baru diputuskan setelah tim kajian melaporkan kerja mereka ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
Presiden Jokowi menyetujui revisi UU ITE. Kepala Negara menginstruksikan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD segera menindaklanjuti revisi UU ITE tersebut.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif