Tes swab terhadap petugas Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Agustus 2020. Foto: Medcom.id/Christian
Tes swab terhadap petugas Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Agustus 2020. Foto: Medcom.id/Christian

Penanganan Covid-19 Dinilai Membaik

Nasional Virus Korona PSBB
Theofilus Ifan Sucipto • 20 Oktober 2020 04:34
Jakarta: Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena menilai penanganan covid-19 di Indonesia membaik. Kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan meningkat, sedangkan kasus meninggal imbas virus korona terus menurun.
 
“Persentase angka kesembuhan makin tinggi dan persentase angka meninggal terus menurun," Melki saat dihubungi, Senin, 19 Oktober 2020.
 
Menurut dia, pemerintah pusat dan daerah kian solid memerangi virus berbahaya itu. Aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi diperhatikan dengan baik. Hal itu didukung kebijakan Presiden Joko Widodo menerapkan pembatasan sosial berskala mikro di level RT/RW.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Hal itu berdampak pada kepercayaan publik yang makin tinggi menghadapi covid-19,” ujar dia.
 
Politikus Partai Golkar itu tidak heran jika masyarakat menginginkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dilonggarkan. Melki mafhum masyarakat ingin PSBB dilonggarkan agar bisa kembali beraktivitas di luar rumah.
 
“Pelonggaran PSBB bisa dilakukan, namun dengan syarat pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat lebih diperketat,” tutur Melki.
 
Melki mengingatkan masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mempercepat bangkitnya Indonesia dari pandemi. Caranya dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak
 
"Jika semua bisa dilaksanakan niscaya kesehatan pulih, ekonomi bangkit dan indonesia maju bisa terwujud," tegas dia.
 
Sebanyak 55 persen masyarakat ingin PSBB dihentikan. Hal ini terlibat dalam survei Indikator Politik Indonesia yang melibatkan 1.200 responden dari seluruh Indonesia.
 
Baca: Pemda Harus Aktif Cek Penggunaan Masker Saat Cuti Bersama
 
“Mayoritas masyarakat menganggap PSBB sudah cukup agar ekonomi segera berjalan sebanyak 55 persen,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi pers daring di Jakarta, Minggu, 18 Oktober 2020.
 
Burhanuddin menyebut hanya 39 persen responden yang setuju PSBB dilanjutkan. Sementara itu, enam persen responden lainnya mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif