Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Pengadaan Vaksin Covid-19, Pemerintah Diminta Tak Fokus pada Satu Negara

Nasional Virus Korona vaksin covid-19
Anggi Tondi Martaon • 15 Oktober 2020 20:29
Jakarta: Pemerintah diminta menjajaki kerja sama dengan banyak negara untuk pengadaan vaksin virus korona (covid-19). Sehingga tak bergantung pada satu negara.
 
"Seharusnya Indonesia tidak hanya kerja sama dengan satu negara," kata anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Saat ini, Indonesia hanya fokus pada Tiongkok. Padahal, Negeri Tirai Bambu itu sudah menjajaki kerja sama dengan 69 negara dalam rangka vaksinasi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anggota Komisi VI DPR itu menyebut Indonesia bisa menjalin kerja sama dengan sejumlah negara maju dalam hal penelitian vaksin. Sejumlah negara sudah melakukan pengembangan vaksin covid-19.
 
"Termasuk dengan negara-negara di Asia, bisa dengan Rusia, Filipina, Arab Saudi," ungkap Marwan.
 
Baca:Pemerintah tak Bisa Sendirian, Pengadaan Vaksin Perlu Libatkan Swasta
 
Dia mengapresiasi langkah Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dan pejabat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang berkunjung ke sejumlah negara terkait hal ini. Contohnya ke Inggris dan Swiss.
 
Marwan berharap kunjungan para menteri ke Eropa mendapat hasil yang menggembirakan. "Baik dari sisi kesehatan maupun pemulihan ekonomi," sebut dia.
 
Selain itu, Marwan meminta Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) memfasilitasi seluruh anggotanya untuk memperoleh vaksin. Sebab, pemulihan sektor kesehatan mendesak.
 
“Sektor kesehatan menjadi sangat vital untuk segera diatasi, di samping sosial dan ekonomi," ujar Marwan.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif