Penyidik KPK Novel Baswedan di rumahnya, Jakarta Utara, Minggu, 14 Juni 2020/Medcom.id/Yurike Budiman
Penyidik KPK Novel Baswedan di rumahnya, Jakarta Utara, Minggu, 14 Juni 2020/Medcom.id/Yurike Budiman

Publik Diminta Tenang Menyikapi Kabar Pemecatan Novel

Nasional KPK pns novel baswedan Penegakan Hukum ASN
Anggi Tondi Martaon • 04 Mei 2021 17:41
Jakarta: Publik diminta bijak menyikapi kabar pemecatan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Novel dikabarkan bakal dipecat karena tidak lulus tes wawasan kebangsaan. 
 
"Pesan saya publik untuk tidak berpolemik terlebih dahulu dan tetap tenang," kata Wakil Ketua Komisi III Pangeran Khairul Saleh saat dihubungi, Selasa, 4 Mei 2021.
 
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyebut belum ada informasi resmi terkait kabar tersebut. Masyarakat diminta bersabar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lebih baik kita tunggu hasil dari internal KPK," ujar dia.
 
Novel bersama sejumlah kepala satuan tugas lainnya dikabarkan bakal dipecat karena tidak lolos dalam tes wawasan kebangsaan. Tes tersebut merupakan salah satu syarat alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN) sesuai Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.
 
Baca: ICW Nilai Pemecatan Novel Baswedan Sudah Direncanakan Lama
 
Ketentuan pegawai KPK harus berstatus ASN ada di Pasal 1 ayat (6) UU KPK. 'Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi adalah aparatur sipil negara sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan mengenai aparatur sipil negara' demikian bunyi beleid tersebut.
 
Kemudian, ketentuan juga dibeberkan di Pasal 24 UU KPK yang terdiri atas beberapa ayat. Salah satunya menyatakan pegawai KPK merupakan anggota korps profesi pegawai ASN sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif