Menteri BUMN Erick Thohir/Antara.
Menteri BUMN Erick Thohir/Antara.

Komisi VI Dukung Kementerian BUMN Jalankan Program Vaksinasi Nasional

Nasional Virus Korona Kementerian BUMN Erick Thohir DPR RI vaksin covid-19
Antara • 21 Januari 2021 02:02
Jakarta: Anggota Komisi VI DPR mendukung Kementerian BUMN dalam program vaksinasi nasional. Kesiapan PT Bio Farma untuk memproduksi 250 juta vaksin covid-19 per tahun diapresiasi.
 
"Hari ini kami mendengar penjelasan lengkap program vaksinasi nasional, baik dari Menteri BUMN dan juga Direktur PT Bio Farma," ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima, dalam rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir dan PT Bio Farma (Persero), di Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021.
 
Rencana distribusi vaksin terintegrasi ke seluruh Tanah Air dinilai sebagai indikator solidnya pemerintah memerangi pandemi. Aria Bima menyampaikan Komisi VI memberikan dukungan politik yang kuat kepada Menteri BUMN untuk terus menjalankan agenda dan program vaksinasi nasional, mulai dari pengadaan, produksi di Bio Farma, distribusi, hingga penyimpanan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade juga mengapresiasi kerja keras yang dilakukan Menteri BUMN dalam membuka kerja sama dengan berbagai pengembang vaksin dan dunia internasional demi ketersediaan vaksin bagi Indonesia.
 
"Hanya saja, selain fokus pada usaha vaksinasi nasional, Menteri BUMN dan Bio Farma juga harus gencarkan sosialisasi agar segala informasi hoaks tentang vaksin bisa dilawan. Itu tantangan dari program ini," kata Andre.
 
Anggota Komisi VI DPR lainnya, Marwan Jaffar, meminta penerima vaksin diperluas. Vaksin harus diberikan kepada para pelajar, terutama yang berada di pesantren, termasuk jamaah haji, dan pihak yang beraktivitas di lingkungan berisiko tinggi.
 
Anggota Komisi VI Nevi Zuariana meminta agar program vaksin mandiri yang dikomersialisasikan baru dijalankan setelah program vaksin gratis berjalan lancar dan tuntas.
 
Rapat yang dipimpin Ketua Komisi VI DPR Faisol Reza tersebut, juga mengapresiasi kinerja Kementerian BUMN terhadap penyerapan anggaran tahun 2020 yang mencapai Rp260,1 miliar, atau 97,74 persen dari seluruh alokasi anggaran sebesar Rp266 miliar.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif