Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR

Pemerintah Diminta Maksimal Memfasilitasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Nasional Mudik Lebaran ramadan DPR RI Lebaran 2022
Sri Utami • 19 April 2022 11:18
Jakarta: Pemerintah diingatkan untuk memfasilitasi warga yang hendak mudik Lebaran 2022. Pemerintah diminta maksimal mengantisipasi potensi terjadinya kemacetan saat arus mudik dan balik.
 
"Segala persiapan dan langkah antisipasi harus disiapkan pemerintah sebaik dan sedini mungkin, agar masyarakat bisa mudik dengan selamat dan tenang. Siapkan skenario terburuk jika terjadi kemacetan parah di  luar prediksi," kata Ketua DPR Puan Maharani kepada wartawan, Jakarta, Selasa, 19 April 2022.
 
Diperkirakan ada 80 juta orang yang mudik ke kampung halamannya, di mana 14 juta orang berasal dari wilayah Jabodetabek. Dari hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebanyak 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor akan bergerak bersama pemudik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Puan mengatakan kementerian dan instansi yang terlibat dalam penanganan mudik lebaran harus mempersiapkan infastruktur dengan matang. Termasuk, sarana dan prasarana yang memadai bagi pemudik.
 
"Kita memaklumi antusias warga mengingat akibat pandemi covid-19, sudah 2 tahun masyarakat tidak diperkenankan mudik saat lebaran. Antusiasme mudik yang tinggi ini harus disikapi dengan persiapan matang dari pihak otoritas," ujar Puan.
 
Mantan Menko PMK ini mengingatkan pentingnya setiap detail kebutuhan masyarakat dipersiapkan selama perjalanan mudik. Puan mengatakan pengamanan di setiap titik keramaian juga penting dilakukan.
 
"Jangan sampai karena kurangnya persiapan, terjadi lagi kemacetan hingga 20 jam di dalam tol dan memakan korban jiwa seperti pada 2016," kata dia.
 
Puan meminta aparat keamanan bekerja sama dengan tenaga kesehatan di posko-posko mudik, khususnya di stasiun kereta api, pelabuhan, bandara, terminal bus, dan di jalur-jalur darat. Dengan begitu, masyarakat akan dipermudah apabila membutuhkan pertolongan pertama saat mudik.
 
"Pengawasan terhadap pembatasan operasional angkutan barang selama mudik lebaran di jalan tol dan non tol yang ditentukan juga harus ketat agar pemudik merasa lebih aman dan nyaman," kata Puan.
 
Baca: Jokowi: Hindari Mudik pada 28-30 April
 
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28-30 April 2022. Puan mengimbau agar masyarakat mempersiapkan keberangkatan dengan mempertimbangkan waktu terbaik.
 
"Perhatikan syarat perjalanan di masa pandemi covid-19 dengan baik dan juga bawa bekal yang cukup selama di perjalanan," kata dia.
 
Puan mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memperbolehkan anak di bawah 18 tahun ikut mudik tanpa tes antigen ataupun PCR selama sudah menjalani vaksinasi covid-19 dua kali. Dia berpesan orang tua terus mengawasi anak-anaknya untuk terus disiplin melaksanakan protokol kesehatan.
 
"Kita juga optimistis, dengan tingkat antibodi masyarakat yang sudah cukup tinggi, pandemi covid-19 di Indonesia akan membaik sehingga masyarakat bisa lebih tenang saat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman," ucap Puan.
 
Puan menilai tradisi mudik lebaran akan menjadi stimulus yang mendorong pemulihan ekonomi. Salah satunya pada sektor pariwisata.
 
"Termasuk juga akan kian menggerakkan UMKM lokal saat pemudik berbelanja oleh-oleh. Tapi tentunya, mobilitas tinggi masyarakat harus dibarengi dengan ketatnya protokol kesehatan," kata dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif