Staf Khusus Menteri Kominfo bidang Digital dan Sumber Daya Manusia, Dedy Permadi/Medcom.id/Kautsar
Staf Khusus Menteri Kominfo bidang Digital dan Sumber Daya Manusia, Dedy Permadi/Medcom.id/Kautsar

Kominfo: Indonesia Negara Pertama Angkat Isu Digital di G20

Nasional Kominfo transformasi digital perlindungan data pribadi G20
Kautsar Widya Prabowo • 26 Januari 2022 17:33
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut Indonesia menjadi negara pertama yang mengangkat isu digital dalam Group of Twenty (G20). Isu tersebut konsisten dikemukakan sejak 2019.
 
"Indonesia adalah negara yang memperjuangkan isu digital dari gugus tugas menjadi kelompok kerja, dari task force menjadi working group," ujar Staf Khusus Menteri Kominfo bidang Digital dan Sumber Daya Manusia, Dedy Permadi, dalam acara Sofa Talk bertajuk Kepimpinan Indonesia Dalam Isu Digital di Forum G20, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Juni 2022. 
 
Sektor digital, kata Dedi menjadi sektor yang tetap bertumbuh positif di tengah pandemi covid-19. Artinya, kata dia, ada optimisme di ruang digital untuk tetap mempertahankan ekonomi masyarakat dan kita kerja sama dengan negara lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indonesia melalui Kominfo kembali mengangkat isu digital dalam Presidensi G20 2022. Terdapat tiga isu prioritas terkait persoalan digital di tengah masyarakat. 
 
Baca: Kominfo Siapkan Jaringan 4G dan 5G untuk Dukung Presidensi G20
 
Dedy menyebut isu pertama ialah konektivitas dan pemulihan pascapandemi covid-19. Isu tersebut tidak hanya melulu membahas perluasan akses internet melainkan menyoroti konektivitas antarmanusia dalam menggunakan internet. 
 
Isu kedua ialah kecakapan digital dan literasi digital. Dedy mengatakan isu tersebut urgen dibahas karena mayoritas warga dunia menggunakan internet untuk media sosial dan hiburan. 
 
Terakhir ialah isu aliran data lintas batas. Diproyeksikan, terdapat 453 miliar gigabyte data yang akan beredar di ruang digital pada 2025
 
Menurut Dedi, perlu ada mekanisme khusus mengatur data-data tersebut. Salah satunya, untuk mengatur perlindungan data pribadi.
 
"Kita Indonesia saat ini sedang mendorong adanya satu kesepakatan negara-negara G20 bersepakat untuk perlindungan data kita," kata dia.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif