Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Mahfud MD: Veronica Koman Anti Indonesia

Nasional papua
Nur Azizah • 12 Februari 2020 15:43
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD tak heran dengan pernyataan aktivis Veronica Koman yang mengaku telah menyerahkan surat berisi jumlah tahanan politik dan korban tewas di Papua. Mahfud menilai Veronica memang kerap mencari masalah dengan Indonesia.
 
"Veronica Koman itu seorang yang selalu menjelek-jelekkan dan anti Indonesia, selalu Papua," kata Mahfud di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Februari 2020.
 
Menurut dia, Veronica tak bisa diistimewakan karena sudah menyerahkan surat berisi jumlah tahanan politik dan korban tewas di Papua. Hal itu dinilai banyak dilakukan warga Indonesia lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau orang menyerahkan surat seperti itu, itu banyak setiap hari menyerahkan surat, kok mau diistimewakan gitu?" ungkapnya.
 
Mahfud MD: Veronica Koman Anti Indonesia
Veronika Koman. Foto: MI/Angga Yuniar
 
Mahfud juga membantah surat itu diberikan secara resmi oleh Veronica saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Canberra, Australia. Mahfud yang mendampingi Jokowi ke Canberra mengatakan saat itu banyak orang ingin bersalaman dan beberapa orang menyerahkan surat atau amplop kepada Jokowi.
 
Di sisi lain, Mahfud menuding Veronica sosok yang ingkar janji. Veronica seharusnya kembali ke Indonesia setelah mendapat beasiswa.
 
"Dia bersekolah, mendapat beasiswa dari Indonesia dan tidak kembali. Artinya, dia secara hukum punya utang terhadap Indonesia meskipun bentuknya beasiswa karena dia punya kontrak di sini," tegas Mahfud.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif