Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Porsi 'Gemuk' Tes Wawasan Kebangsaan Guna Tangkal Radikalisme

Nasional pendaftaran cpns seleksi cpns
Fachri Audhia Hafiez • 30 Oktober 2019 17:35
Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo memastikan tes wawasan kebangsaan pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) bakal mendapat porsi lebih. Hal ini guna menangkal radikalisme masuk ke birokrat.
 
"Kita persiapkan dengan baik (penanganan radikalisme) termasuk lewat tes wawasan kebangsaan dalam seleksi CPNS," kata Tjahjo di Kantor KemenPAN-RB, Jalan Jenderal Sudirman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 30 Oktober 2019.
 
Tes wawasan kebangsaan merupakan salah satu tes wajib. Tes bermuatan materi mengenai kebangsaan dan ideologi Pancasila.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tes ini sangat penting mengingat bila tak lolos tahap ini, maka peserta dipastikan gugur. Tjahjo menegaskan langkah ini dilakukan guna mencegah paham radikal menyebar di instansi pemerintahan.
 
"Selain melalui CPNS, bagi yang lulus seluruh rangkaian seleksi pun akan mengikuti prajabatan. Proses penempatan karier yang didalamnya tentu ada monitoring dan pencegahan radikalisme," ujar Tjahjo.
 
Sebanyak 152 ribu lowongan baik di tingkat instansi pusat maupun daerah siap diperebutkan calon peserta CPNS 2019. Pendaftaran dimulai 11-24 November 2019. Panitia merencanakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilaksanakan paling lambat Februari 2020.
 
Sementara, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) direncanakan mulai awal Maret 2020. Sedangkan pengumuman kelulusan paling cepat April 2020.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif