Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin rapat kabinet. MI/Ramdani.
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin rapat kabinet. MI/Ramdani.

Istana Bantah Wacana Penambahan Wamen

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf
Akmal Fauzi • 03 November 2019 20:56
Jakarta: Juru bicara Presiden Joko Widodo Fadjroel Rachman membantah kabar penambahan posisi wakil menteri (wamen) di Kabinet Indonesia Maju. Fadjroel menegaskan kabinet sedang fokus menjalankan visi Presiden Jokowi.
 
“Belum ada informasi terkait (penambahan wamen),” kata Fadjroel saat dihubungi Media Indonesia, Minggu, 3 November 2019.
 
Pengamat politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes mengatakan posisi wamen di kabinet periode kedua Jokowi tidak perlu ditambah. Jumlah wamen saat ini dinilai cukup mendukung kinerja kabinet.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Jangan sampai kalau terlalu banyak wamen bisa menjadi beban juga bagi kabinet Jokowi,” kata Arya.
 
Arya menjelaskan menteri dan wamen masih dalam proes adaptasi di kementerian masing-masing. Ia berharap para pembantu Presiden itu bisa menjalankan program sesuai visi Kepala Negara.
 
“Secara umum mereka para menteri masih dalam tahap adaptasi antarkementerian. Para menteri juga harus memberikan pandangan kepada pejabat di lingkungannya terhadap program ke depan,” jelasnya.
 
Menurutnya, para menteri dan wamen harus bekerja maksimal. Ia menegaskan Presiden bisa merombak kabinet yang dinilai tak optimal menjalankan tugas.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif