Jokowi Minta Masyarakat Jangan Terpecah Belah
Presiden Jokowi/MI/Panca Syurkani
Banten: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri kegiatan acara lahirnya Yayasan Pendidikan Al Khairiyah yang ke-93 tahun di Citangkil, Cilegon, Banten. Pada acara tersebut, kepala negara bersilaturahmi dengan seribu ulama yang ada di Banten maupun di tanah air.

Jokowi berharap di tahun politik ini rakyat Indonesia bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jokowi juga meminta masyarakat untuk tidak terpecah belah karena hanya perbedaan dalam memilih calon pemimpin. 

"Karena, bangsa Indonesia sangat beraneka ragam, baik suku dan agama. Semuanya bersaudara," ungkap Jokowi kepada Metro TV, Jumat, 11 Mei 2018.


Ketua Pengurus Besar Yayasan Pendidikan Al Khairiyah, Ali Mujahidin, meminta Jokowi menyelesaikan pekerjaan rumah, baik yang sedang dikerjakan atau pun yang belum selesai dilakukan. 

Ali berharap Jokowi bisa merangkul ulama untuk menyeleasikan pekerjaan rumah yang belum tuntas tersebut. Sebab, lanjut dia ulama dan umaro merupakan satu dari kesatuan yang dapat memajukan bangsa.

Pada kesempatan itu, Ali juga meminta agar Jokowi bisa memberikan gelar pahlawan nasional kepada pendiri Yayasan Pendidikan Al Khairiyah yakni Brigjen KH Syamun.

"Beliau telah memberikan jasa dan perjuangan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia," pungkas Ali.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id