Ilustrasi santri/MI/Kristiadi
Ilustrasi santri/MI/Kristiadi

Wacana Rekrutmen Santri Disebut Memperkuat Citra TNI

Nasional Partai NasDem tni Santri KSAD Dudung Abdurrachman
Anggi Tondi Martaon • 03 Desember 2021 16:26
Jakarta: Wacana Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrachman merekrut santri menjadi prajurit TNI dinilai memiliki tujuan tertentu. Salah satunya, memperkuat citra angkatan bersenjata Indonesia itu.
 
"Di mana sebelum ini, (citra) TNI sudah kuat. Sehingga KSAD akan memperkuat citra TNI tersebut," kata anggota Komisi I DPR Kreshna Dewanata Prosakh saat dihubungi, Jumat, 3 Desember 2021.
 
Politikus Partai NasDem itu menilai Dudung ingin prajurit TNI AD ke depan pasukan yang ber-akhlakkul karimah. Sehingga, bisa menjalankan tugasnya dengan landasan spiritual yang kuat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kreshna juga menilai kebijakan tersebut baik sebagai upaya mewujudkan visi dan misi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Yakni, mentransformasikan jargon 'TNI adalah kita'.
 
"Kita yang dimaksud adalah semua elemen anak bangsa," ungkap dia.
 
Namun, Kreshna mengingatkan santri yang direkrut harus memiliki kemampuan yang mumpuni. Jangan asal pilih santri . 
 
"Dan semoga dengan direkrutnya santri ini maka TNI juga mendapatkan kekuatan dari pesantren-pesantren dari seluruh pelosok Indonesia, baik secara spiritual maupun secara SDM yang mumpuni," ujar dia.
 
Baca: Legislator Puji Wacana Rekrutmen Santri Jadi TNI
 
Rencana merekrut para santri menjadi prajurit TNI AD disampaikan Dudung saat mengecek persiapan pengamanan reuni 212. Ada beberapa alasan satuan angkatan bersenjata yang dipimpinnya itu ingin merekrut santri.
 
Di antaranya, dari segi akhlak. Eks Panglima Daerah Militer (Pandam) Jaya itu meyakini para santri sudah bagus dari segi akhlak.
 
Menurut dia, permasalahan akhlak merupakan bagian dari delapan kewajiban TNI. Kewajiban itu ialah ramah tamah, sopan santun kepada rakyat, menjunjung tinggi kehormatan wanita, menjaga kehormatan diri di muka umum, menjadi contoh, bersikap bijaksana, tidak merugikan rakyat, dan tidak menakut-nakuti rakyat 
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif