Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) Laksda (Purn) Soleman Ponto. Foto: Medcom.id
Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) Laksda (Purn) Soleman Ponto. Foto: Medcom.id

Eks Kabais: Masalah Papua Jangan Dibebankan Hanya kepada TNI

Nasional tni Papua kelompok bersenjata di papua panglima tni Crosscheck Andika Perkasa Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Dudung Abdurachman KKB Papua
Anggi Tondi Martaon • 28 November 2021 17:40
Jakarta: Permasalahan di Papua dinilai amat kompleks. Penyelesaian permasalahan tidak bisa hanya dibebankan kepada TNI.
 
"Kalau menyelesaikan Papua itu jangan semuanya ditimpakan ke TNI, seakan-akan TNI begitu jadi selesai," kata eks Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman B Ponto dalam program Crosschek Medcom.id bertemakan 'Prajurit Jangan Berpikir Bunuh KKB,' Minggu, 28 November 2021.
 
Dia menegaskan ancaman pertahanan dan keamanan di Papua hanya bagian akhir dari permasalahan di Papua. Secara umum, permasalahan atau ancaman yang dimaksud Ponto, yaitu ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan militer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ancaman militer itu cuma satu per lima," ungkap dia.
 
Baca: Legislator Sebut OPM Sudah Lenyap
 
Dia menegaskan pernyataan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman tidak akan menyelesaikan masalah di Papua. Pernyataan yang dimaksud, yaitu mengimbau prajurit TNI tak berpikir membunuh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
 
"Jadi jangan hanya lihat (pernyataan) Pak Dudung sekarang," sebut dia.
 
Dia meminta pihak lain berperan aktif menyelesaikan permasalahan di Papua. Pembagian tugas harus sesuai dengan kemampuan masing-masing instansi.
 
"Mari lihat yang lain. Yang lain kerja apa enggak," ujar dia.
 
Dia meyakini pernyataan Andika dan Dudung tidak hanya obat pereda sementara. Papua akan kembali memanas jika permasalahan lain tak diselesaikan.
 
"Kalau hanya Pak Dudung pasti akan kalahlah (tidak menyelesaikan masalah di Papua). Pasti akan panas lagi nanti," ujar dia.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif