Din Syamsuddin Undurkan Diri sebagai Utusan Khusus Presiden

Intan Yunelia 22 September 2018 09:23 WIB
pilpres 2019
Din Syamsuddin Undurkan Diri sebagai Utusan Khusus Presiden
Presiden Joko Widodo (tengah) memperkenalkan Din Syamsudin sebagai utusan khusus, di Istana Negara, Senin 23 Oktober 2017. Medcom.id/Achmad Zulfikar
Jakarta: Cendekiawan muslim Din Syamsuddin mengajukan pengunduran dirinya menjadi utusan khusus Presiden Joko Widodo. Sikap tersebut diambil sebagai bentuk netralitasnya di Pilpres 2019. 

"Saya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai utusan khusus presiden untuk dialog dan kerja sama antar gama dan peradaban," kata Din di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Jum'at, 21 September 2018.

Surat pengunduran diri telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. Setelah tidak terikat dengan istana, Din mengaku ingin berada di tengah-tengah masyarakat menikmati pesta demokrasi ini. 


"Saya ingin berada di tengah bersama kekuatan bangsa yang saya kira banyak ya. Maka oleh karena itu, mulai hari ini 21 September 2019," ujar Din.

Langkah pengunduran dirinya pun sejalan dengan sikap netralitas organisasi yang menaunginya Muhammadiyah. Ormas Islam kedua terbesar di tanah air itu tegas menyatakan netral. Ia juga ingin fokus mengurus Muhammadiyah.

"Sekarang juga masih pemimpin Muhammadiyah tingkat ranting, punya khittah tidak terlibat dalam politik kekuasaan. Maka dia harus bersifat netral, bukan netral tidak memilih, nanti hak pilih ya kita salurkan pada waktunya nanti," tutur Din.

Saat disingung arah dukungan ke kedua pasangan calon, Din menjawab diplomatis. Baik itu Jokowi dan Prabowo sama-sama dikenalnya cukup baik dan dekat. 

"Saya kebetulan dekat dengan dua-duanya. Tentu Pak Jokowi selama hampir satu tahun saya jadi utusan khusus beliau sering bertemu, Pak Prabowo juga saya kenal baik, sahabat lama, dulu pernah satu kantor juga itu," pungkas Din.



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id