PDIP Pasrahkan Nasib Jusuf Kalla ke MK
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (5/4). Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.
Jakarta: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyerahkan nasib Jusuf Kalla ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pencalonan JK di pilpres 2019 terganjal aturan undang-undang.

"Kami akan mendengarkan Pak JK meskipun konstitusi juga mengatakan masa jabatan itu dua periode. buat kami dua periode ya dua periode, kami serahkanlah ke MK," kata
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat, 4 Mei 2018.

Baca: Nasib Jusuf Kalla Kini di Tangan MK


Menurut Hasto, sosok JK masih menempati posisi teratas sebagai sosok yang mumpuni untuk mendampingi Joko Widodo. Selain sudah senior, JK juga dinilai sebagai sosok  negawaran.

"Kami menilai Pak JK sosok yang pengalaman, sosok yang kenegarawanan yang mementingkan bangsa dan negara, dengan pengalaman yang luas beliau jadi wapres Jokowi," jelas Hasto.

Meski dukungan dan dorongan agar JK kembali bersanding dengan Jokowi menguat, PDIP tak bisa memaksakan hal itu. Menurut Hasto, ada norma hukum dan undang-undang yang tak bisa ditabrak.

"Ini bangsa yang punya nilai-nilai yang luar biasa, nilai kebudayaan. Jadi kami tetapi menjalakan keputusan MK ya," pungkas Hasto.

Baca: Komentar Kalla hendak `Dijodohkan` Lagi dengan Jokowi



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id