Anggota Komisi III dari Fraksi PPP Arsul Sani/MI/Mohamad Irfan
Anggota Komisi III dari Fraksi PPP Arsul Sani/MI/Mohamad Irfan

Polri Diminta Menjelaskan Penghentian Kasus Rizieq

Nasional pornografi
Whisnu Mardiansyah • 18 Juni 2018 14:48
Jakarta: Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani meminta Polri transparan menjelaskan tahapan penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) Rizieq Shihab. Penjelasan dianggap penting untuk mengklarifikasi anggapan negatif soal kasus Rizieq.
 
"Polri perlu memberikan penjelasan kepada publik secara komprehensif agar tidak terkesan membenarkan dugaan publik sebelumnya bahwa penetapan HRS sebagai tersangka dulu bernuansa kriminalisasi," kata Arsul kepada Medcom.id, Senin, 18 Juni 2018.
 
Klarifikasi tersebut mencakup jawaban mengapa Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka. Di sisi lain, Polri belum bisa memastikan alat bukti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Polri Diminta Transparan Soal Penghentian Kasus Rizieq
 
Tak adanya penjelasan dikhawatirkan bisa menjadi preseden buruk bagi profesionalitas Korps Bhayangkara. "Banyaknya kasus-kasus yang bersinggungan dengan posisi politik seseorang dan kemudian setelah diproses hukum kemudian di-SP3 sebetulnya mempertaruhkan profesionalitas Polri dalam penegakan hukum," jelas anggota Komisi III itu.
 
Arsul menyarankan Polri bersikap layaknya Komsii Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak terburu-buru menetapkan tersangka. Jangan sampai penetapan tersangka kemudin kembali ditarik melalui SP3.
 
"Tetapi sekali ditetapkan maka kasusnya diproses hukum sampai dengan pengadilan," ucap dia.
 
Baca: Anggota Komisi III Minta Publik Hormati Keputusan Polisi
 
Rizieq Shihab menerima salinan asli SP3, Jumat, 15 Juni 2018. Rizieq yang masih berada di Arab Saudi memperlihatkannya melalui tayangan video.
 
Video tersebut diunggah melalui akun YouTube Front TV. Dalam video dengan durasi hampir 9 menit itu, Rizieq bersama istri dan anaknya memberitahu surat sudah diterima dari pengacaranya, Sugito Atmo Pawiro.
 
"Pada hari Idulfitri ini, kami ingin menyampaikan satu kabar baik bagi kita semua. Alhamdullilahi rabbilalamin, hari ini kami mendapat kiriman surat asli SP3 kasus chat fitnah," kata Rizieq.
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif