Presiden Joko Widodo tengah berbincang dengan jajarannya di atas Speedboat Bunaken Crystal 7. Foto: Dok. Istimewa
Presiden Joko Widodo tengah berbincang dengan jajarannya di atas Speedboat Bunaken Crystal 7. Foto: Dok. Istimewa

Keputusan Cepat Jokowi Mengembangkan Potensi Sulut

Nasional pariwisata
Husen Miftahudin • 05 Juli 2019 11:51
Minahasa: Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Dalam lawatannya, Presiden meninjau kesiapan infrastruktur yang akan mendukung sektor pariwisata di Sulut.
 
Setibanya di Manado, Jokowi langsung meninjau rencana perluasan Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi. Termasuk meninjau rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Pulisan, Likupang, Kabupaten Minahasa Utara.
 
Jokowi mendapatkan informasi banyaknya wisatawan mancanegara yang mengunjungi sejumlah destinasi di Manado. Hal ini yang menumbuhkan rasa ingin tahu Jokowi tentang sejumlah fasilitas publik, termasuk kesiapan pengelola dan masyarakat soal kenyamanan dan kebersihan area wisata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekarang kerja enggak bisa makro. Mikro (detail) harus diikuti, sehingga betul-betul tampak mana yang harus di-back up oleh pemerintah pusat, mana yang bisa dikerjakan pemerintah provinsi, mana yang swasta," ujar Jokowi dari atas Speedboat Bunaken Crystal 7, Dermaga Hotel Mercure, Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Jokowi melihat ada banyak potensi besar bagi objek wisata di Manado untuk menarik lebih banyak turis lokal maupun mancanegara. Di atas speedboat berkecepatan tinggi, Jokowi juga menjelaskan pemerintah pusat bersama pemda dan swasta akan mendukung pembenahan dan penyempurnaan fasilitas-fasilitas publik di sekitar kawasan itu.
 
"Di sini, ada sebuah peluang besar untuk menarik wisatawan yang akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang baik bagi Provinsi Sulawesi Utara. Peminatnya (wisatawan) juga sangat banyak. Seiring dengan itu, fasilitasnya jangan terlambat diperbaiki," tambah Jokowi.
 
Jokowi juga berjanji akan membicarakan lebih detail mengenai segala urusan yang berkaitan dengan pariwisata di kawasan tersebut."Mungkin besok sebelum terbang ke Jakarta kita mau rapat terbatas untuk urusan tata ruang yang menghambat. Harus diselesaikan, jangan sampai regulasi-regulasi yang ada itu tidak memberikan kecepatan, tapi malah menghambat keputusan-keputusan lapangan," pungkas Jokowi.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif