Ketua DPP Partai NasDem Taufik Basari (Tobas). Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Ketua DPP Partai NasDem Taufik Basari (Tobas). Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Polisi Diminta Mengusut Pelemparan Ular Kobra ke Kediaman Wahidin

Anggi Tondi Martaon • 25 Januari 2023 21:28

Jakarta: Partai NasDem meminta kepolisian menyeriusi pelemparan ular kobra ke halaman rumah eks Gubernur Banten Wahidin Halim. Pelemparan dilakukan menjelang kedatangan bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan

"Kami meminta polisi mengusut tuntas pelaku teror di rumah Wahidin Halim, serta membongkar motif dan otak dari peristiwa tersebut," kata Ketua DPP NasDem Taufik Basari melalui keterangan, Rabu, 25 Januari 2023.

Anggota Komisi III itu menyampaikan pelemparan kobra tersebut tak boleh dibiarkan. Aparat penegak hukum harus mendalami kejadian tersebut. 

"Penindakan harus dilakukan tanpa pandang bulu siapa pun latar belakang pelaku dan dalangnya," ungkap dia.

Taufik menyampaikan NasDem enggan berspekulasi terhadap kejadian tersebut. Termasuk menduga pelemparan itu berkaitan dengan kedatangan Anies.

Baca Juga: Ditebar Teror, NasDem Tak Gentar Sosialisasikan Anies Baswedan

Selain pelemparan ular, berbagai gangguan dialami NasDem saat berkunjung ke Banten. Seperti, beredarnya foto spanduk Anies Baswedan batal datang ke Banten, pengrusakan baliho dan bendera NasDem, serta pemasangan spanduk yang provokatif dan berisi fitnah NasDem dan Anies. 

"Kami serahkan pengusutannya kepada aparat penegak hukum," sebut dia.

Selain itu, Taufik mengajak masyarakat untuk menjaga iklim demokrasi tetap kondusif dan berkualitas. Jangan beri ruang terhadap praktek politik kotor karena akan merugikan kita semua. 

"Menjaga demokrasi bukan hanya untuk kepentingan partai atau kelompok tertentu semata tetapi untuk kepentingan bangsa dan negara," ujar dia.


 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif