Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Relaksasi PSBB Dinilai Mampu Mempercepat Penanganan Covid-19

Nasional Virus Korona PSBB
Kautsar Widya Prabowo • 19 Mei 2020 01:21
Jakarta: Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena mendukung rencana pemerintah untuk melakukan relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kebijakan tersebut diyakini mampu mempercepat penanganan virus korona (covid-19).
 
"(Hanya) ada 11 bidang dalam aturan PSBB untuk tetap beroperasi, bidang pertahanan dan keamanan, logistik, kesehatan, listrik, gas, hingga pemenuhan kebutuhan sehari-hari terkait penanganan covid-19," ujar Melki kepada Medcom.id, Senin, 18 Mei 2020.
 
Politikus Partai Golkar itu menambahkan tenaga kerja yang diperbolehkan beraktivitas hanya untuk di bawah 45 tahun. Standar protokol penanganan covid-19 harus selalu diterapkan pekerja, seperti menggunakan masker hingga selalu menerapkan pola hidup sehat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mematuhi protokol kesehatan saat ke tempat kerja, saat di tempat kerja, dan saat balik ke rumah," tuturnya
 
Sementara itu, pekerja berusia di atas 45 tahun diminta tetap dirumah. Sehingga relaksasi PSBB dirasa aman untuk diterapkan.
 
Baca: Pemerintah Rancang Skenario Pelonggaran PSBB
 
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menginstruksikan kepada karyawan perusahaan pelat merah untuk masuk kerja seperti biasa dan menjalankan tahapan The New Normal per 25 Mei 2020.
 
Instruksi tersebut tercantum dalam surat edaran yang ditujukan oleh Direktur Utama BUMN No S-336/MBU/05/2020 tentang antisipasi skenario New Normal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tertanggal 15 Mei 2020.
 
Seluruh pegawai BUMN harus masuk dan mengikuti protokol perlindungan seperti social distancing dan penggunaan masker serta menjaga kebersihan.
 
Karyawan yang berumur kurang dari 45 tahun diwajibkan untuk masuk. Sementara itu, karyawan yang berumur lebih dari 45 tahun diterapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home). Perusahaan juga diminta selalu memantau kondisi karyawan dan menangani karyawan yang terdampak covid-19.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif