Aswandi terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Foto: Dok. Istimewa
Aswandi terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Foto: Dok. Istimewa

Aswandi Terpilih Sebagai Ketum IPNU

Nasional nahdlatul ulama
25 Desember 2018 22:17
Cirebon: Aswandi terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) melalui Kongres XIX IPNU di Pondok Pesantren KHAS, Kempek, Cirebon, Jawa Barat. Kader IPNU asal Jambi itu memperoleh 257 suara dari total 429 suara yang masuk.

"Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan pengurus wilayah dan pengurus cabang se-Nusantara yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menahdkodai IPNU, tiga tahun ke depan,” kata Aswandi usai secara resmi terpilih, di Cirebon, Selasa, 25 Desember 2018.

Aswandi berharap bisa bekerja sama dengan semua kader IPNU dalam menjalankan tugas dan kewajiban ini. Dia berjanji akan meningkatkan kualitas para kader organisasi yang didirikan oleh KH Tolchah Mansyur tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Kami siap meningkatkan kualitas kader guna menghadapi revolusi industry, serta berupaya secara maksimal dalam mengoptimalkan peran IPNU dalam Suistanable Development Goals (SDGs),” ujar dia. Aswandi sebelumnya pernah menempati sejumlah jabatan di tingkat daerah. Pada 2012-2015, dia menjabat sebagai Ketua PW IPNU Jambi. Kemudian dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Umum PP IPNU pada 2015-2018. 

Sebagai Ketua Umum IPNU, Aswandi dituntut untuk bisa menahkodai organisasi di tahun politik yang penuh dengan tantangan.

Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugus Joko Waskito mengapresiasi terpilihnya Aswandi. Dia berharap IPNU-IPPNU berada di garda terdepan dalam menyosialisasikan moderasi Islam di lingkungan pelajar.

"IPNU dan IPPNU yang mempunyai jejaring di sekolah, khususnya Madrasah Aliyah, mempunyai peran yang strategis dalam penyebaran moderasi Islam di Indonesia," Kata Gugus.

Dia berharap IPNU-IPPNU ke depannya tidak hanya berada di madrasah dan pondok pesantren. Namun, IPNU-IPPNU harus ada di sekolah-sekolah umum dan bersinergi untuk memperluas jejaringnya. 

"Sehingga siswa siswi sekolah-sekolah umum juga memperoleh wawasan atau pemahaman keagamaan yang moderat dan toleran," pungkas dia.


(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi