Juru Bicara Presiden Johan Budi. Foto: MTVN/Desi Angriani
Juru Bicara Presiden Johan Budi. Foto: MTVN/Desi Angriani

Revisi soal Dana Parpol Masih di Kemendagri

Nasional parpol
Media Indonesia • 04 September 2017 08:54
medcom.id, Jakarta: Istana Kepresidenan membantah draf revisi Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik tinggal ditandatangani Presiden Joko Widodo. Peraturan itu disebut masih di tangan Kementerian Dalam Negeri.
 
"Setelah saya konfirmasi ke pihak Setneg, RPP Nomor 5 Tahun 2009 masih dalam pembahasan di Kemendagri," kata Staf Khusus Bidang Komunikasi Presiden Johan Budi, dikutip dari Media Indonesia, Senin 4 September 2017.
 
Draf revisi PP itu mengatur penaikan dana parpol, dari semula Rp108 per suara di pemilu legislatif menjadi Rp1.000 per suara. Penaikan dana parpol itu sudah disetujui Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk masuk ke anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebelumnya menyebut aturan soal penaikan dana partai politik sudah selesai dibahas menteri terkait. Aturan itu juga sudah diserahkan kepada Kementerian Sekretariat Negara untuk ditandatangani Presiden Joko Widodo.
 
(Baca juga: Kalla Benarkan Dana Parpol Bebankan APBN)
 
Menurut Tjahjo, rencana penaikan dana parpol itu sudah diajukan sejak 2015. Namun, ia menyadari kondisi keuangan kala itu belum memungkinkan untuk menaikkan dana parpol tersebut. Karena itu, penaikan dana parpol baru diakomodasi sekarang.
 
Indonesia Budget Center (IBC) memandang rencana pemerintah untuk menambah dana bantuan partai politik perlu dilakukan secara cermat, transparan, dan akuntabel.
 
Menurut Direktur Eksekutif IBC Roy Salam, penaikan dana bantuan partai politik tersebut tidak hanya berdampak terhadap beban belanja APBN, tetapi juga terhadap belanja APBD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
 
(Baca juga: Penaikan Dana Parpol Tinggal Diteken Presiden)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif