Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Penuhi Janji, AHY Kembali Kunjungi Aceh

Nasional Partai Demokrat aceh Agus Harimurti Yudhoyono
Juven Martua Sitompul • 19 April 2022 18:34
Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menepati janjinya untuk berkunjung ke Provinsi Aceh. Janji itu disampaikan AHY saat memberikan sambutan kegiatan Musda Partai Demokrat Provinsi Aceh.
 
AHY menyambangi Provinsi Serambi Mekah untuk bertemu masyarakarat Aceh. AHY akan melakukan rangkaian kegiatan safari Ramadan 1443 Hijriah di Banda Aceh dan Aceh Besar sejak 19 hingga 20 April 2022.
 
Baca: Demokrat Gelar Malam Silaturahmi dan Kontemplasi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


AHY yang ditemani Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya langsung disambut Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Muslim berserta ratusan kader dan warga Aceh. AHY menegaskan Aceh merupakan provinsi yang spesial dan penuh nilai religi serta keislaman.
 
AHY meminta kadernya terus bekerja keras dengan spirit dan energi baru untuk kesejahteraan rakyat Aceh. Demokrat berkoalisi dengan rakyat, inilah semangat kita, teruslah memajukan Aceh," ujar AHY.
 
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Muslim mengatakan kehadiran AHY ke Aceh bagian dari upaya memenuhi kerinduan AHY terhadap masyarakat. Dia mengeklaim masyarakat Aceh sangat menantikan kehadiran AHY.
 
"Kehadiran Ketua Umum Partai Demokrat di Aceh sebagai bentuk kerinduan pada nuansa Ramadhan di Serambi Mekkah. Tahun lalu hal yang sama dilakukan AHY," tegas Muslim.
 
Anggota DPR ini menyebutkan ada beberapa agenda kehadiran AHY di Aceh. Selama di Aceh, AHY akan melakukan sejumlah kegiatan, yakni bersilaturahmi dengan para ulama se-Aceh dan meninjau pusat penjualan Takzil di kawasan jalan Mohd Jam.
 
Selanjutnya, melaksanakan salat subuh berjemaah di Mesjid Raya Baiturahman. Lalu berkunjung ke Dayah Ruhul Fatayat Seulimum Aceh Besar dan Ziarah ke makam Syiah Kuala.
 
"Insyaallah persiapan kunjungan sudah kita persiapkan dengan baik serta melibatkan DPC Aceh Besar dan Banda Aceh," kata Sekjen Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) ini.
 
Muslim mengatakan Aceh dan Partai Demokrat tidak bisa dipisahkan apalagi  dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Partai Demokrat memiliki hubungan yang sangat spesial dengan Aceh, romantisme pendiri Partai Demokrat dengan masyarakat Aceh sangat erat.
 
“Ketika masih menjabat sebagai Presiden ke-6, pada saat Aceh dilanda musibah besar tsunami pada 2004, Bapak SBY berhasil membangun dan menata kembali Aceh pascabencana tersebut, selanjutnya, pada 2005 Bapak SBY berhasil mewujudkan perdamaian di Aceh. Perdamaian tersebut merupakan kado terindah bagi rakyat Aceh dari pemerintah pusat pada waktu itu,” kata Muslim.
 
Muslim mengungkapkan dua hal tersebut membuat nama SBY dan Partai Demokrat sangat dicintai oleh rakyat Aceh hingga saat ini. Tentu, semua perjuangan partai Demokrat Aceh tidak lepas dari peran penting para ulama dan seluruh pemangku kepentingan lainnya di Aceh.
 
“Ini penting untuk diingatkan kembali, Alhamdulillah pada hari ini masyarakat Aceh dapat menikmati ketentraman dan kenyamanan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” ucap Muslim.
 
Muslim juga mengatakan saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan yang berbeda di mana masyarakat tengah kesulitan ekonomi. Ditambah lagi pandemi covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir.
 
“Tugas kita ke depan menjadi tidak mudah, namun tidak boleh pesimis untuk terus berkontribusi memajukan Aceh di masa yang akan datang, kebersamaan akan menjadi modal bagi kekuatan kita dan persatuan akan menjadi modal untuk bangkit di masa depan,” kata dia.
 
Muslim menyebutkan sebagai sebuah partai politik, Partai Demokrat Aceh harus mampu menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat, sebagaimana yang selalu ditekankan AHY. Partai Demokrat akan terus bersama-sama dan berkoalisi dengan rakyat untuk mewujudkan kesejahteraan, kemajuan, serta keadilan bagi masyarakat.
 
“Demokrat siap bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan termasuk ulama, partai politik nasional dan lokal, tokoh masyarakat dan pemerintah daerah untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh,” ucap dia.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif