Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

RUU Ciptaker Solusi Koreksi Pertumbuhan Ekonomi Imbas Korona

Nasional Omnibus Law
Medcom • 19 Maret 2020 00:05
Jakarta: Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi terkoreksi imbas mewabahnya pandemi covid-19 atau korona. Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law bisa menjadi solusi di tengah ketidakpastian ekonomi global imbas korona.
 
"Jika pada 2020 ada beberapa kejadian termasuk korona ini, paling tidak bisa terkoreksi 0,1 persen menjadi 4,9 persen," kataDirektur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Mohammad Faisal di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.
 
Iamengatakan bahwa keberadaan dua RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan Perpajakan menjadi harapan untuk memperbaiki iklim usaha. Kondisi ekonomi nasional tak terpengaruh banyak karena wabah pendemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Banyak hal yang bisa diperbaiki, banyak harapan. Investor itu sebetulnya banyak berharap dari Omnibus Law, dari memperbaiki iklim usaha sampai ketenagakerjaan agar lebih kompetitif Indonesia," ujarnya.
 
Faisal memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini tak mencapai lima persen. Hal itu dipengaruhi kondisi ekonomi global karena wabah korona menyebar di berbagai negara.
 
Ia mencontohkan penurunan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Hubei, Tiongkok tempat covid-19 berawal. Padahal tahun lalu, pertumbuhan ekonomi di Hubei tercatat 7,3 persen lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional Tiongkok sebesar 6 persen.
 
Salah satu faktor penurunan pertumbuhan ekonomi karena menurunnya investasi luar negeri. Padahal, Tiongkok salah satu yang terbesar yang menanamkan investasi di Indonesia setelah Jepang.
 
RUU Ciptaker bisa menjadi terobosan mendongkrak investasi asing dari negara-negara yang tidak berimbas korona. RUU ini dianggap mampu memperbaiki berbagai kelemahan dari sisi regulasi.
 
"Ini yang harus diperbaiki, harus lebih banyak mengikutsertakan berbagai macam pihak. Kalau itu bisa dilakukan berarti akan menekan resistensi. Ini sangat penting supaya bisa dijalankan secara efektif. Kalau itu bisa jalan kan semestinya investasi bisa lebih baik pertumbuhan," jelasnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif