Mendagri: Jangan Bikin Survei Tandingan Kalau tak Puas

M Sholahadhin Azhar 26 April 2018 12:40 WIB
pilpres 2019
Mendagri: Jangan Bikin Survei Tandingan Kalau tak Puas
Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto: MI/Susanto.
Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyentil Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon soal survei calon presiden (capres) 2019. Dia menilai masalah survei tak perlu diperdebatkan.

"Apa pun lembaga survei harus kita hormati. Jangan enggak puas lalu bikin survei sendiri," kata Tjahjo di Jakarta, Kamis, 26 April 2018.

Menurut dia, perilaku tersebut tak pantas dilakukan. Ini mengingat lembaga survei adalah instansi yang sah dan berbadan hukum sehingga segala hasil kerja mereka bisa dipertanggungjawabkan.


Ia menyebut pemerintah selalu terbuka kepada pihak lain, termasuk oposisi sekalipun. Namun, hal tersebut harus berdasarkan fakta dan data. Sikap serupa juga diharapkan dimiliki oposisi.

"Kritik boleh tapi ada etika ada sopan santun. Jangan fitnah, mengkritik tapi dasarnya fitnah itu kan enggak benar," tegas dia.

Fadli Zon membuat survei via media sosial Twitter, Senin, 23 April 2018. Survei digelar di media sosial karena Fadli tak percaya hasil survei Litbang Harian Kompas yang merilis elektabilitas Jokowi merangkak naik, ketimbang Prabowo yang menurun.

Baca: Gerindra tak Gusar PKS Bertemu Jokowi

Melalui akun @fadlizon, dia  menuliskan judul "Jika pemilihan presiden dilakukan hari ini, siapa yang akan Anda pilih?" Warganet diberikan dua pilihan, Presiden Joko Widodo atau Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. 

Pada survei Fadli Zon, Prabowo mengungguli Jokowi dengan selisih 44 persen suara. Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu memperoleh 72 persen dukungan, sedangkan Jokowi 28 persen. 

Hal serupa pernah dilakukan Fadli pada Januari 2018. Kala itu, Jokowi memperoleh 55 persen, sedangkan Prabowo mendapatkan 45 persen dukungan warganet.






(OGI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360