Wakil Ketua MPR Mahyudin (Foto:MI/M Irfan)
Wakil Ketua MPR Mahyudin (Foto:MI/M Irfan)

Pemerintah Diharapkan Bijaksana dalam Merevisi UU Terorisme

Nasional berita mpr
Anggi Tondi Martaon • 27 Januari 2016 12:26
medcom.id, Jakarta: Pemerintah dan DPR RI akan melakukan revisi Undang Undang (UU) Terorisme. Wacana tersebut timbul usai peristiwa bom Thamrin.
 
Wakil ketua MPR RI Mahyudin meminta pemerintah dan DPR RI dapat merundingkan hal tersebut dengan bijaksana agar revisi UU Terorisme dapat menjadi jalan keluar terbaik dalam memerangi terorisme.
 
"Kita serahkan saja kepada pemerintah dan DPR. Sebagian bilang, tidak perlu direvisi, dan sebagian bilang justru bagus. Saya kira ‎itu adalah urusan pemerintah dan DPR memikirkan yang terbaik agar kejadian seperti bom Thamrin tidak terulang lagi," kata Mahyudin di ruangan pimpinan MPR RI gedung Nusantara III komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wacana revisi UU Terorisme tersebut muncul akibat kendala yang dialami pihak berwajib dalam menindak kelompok-kelompok yang terindikasi terlibat aksi radikal.
 
"Walaupun polisi sebenarnya sudah punya data bahwa jaringan ini, itu, tapi kalau mereka tidak punya bukti kan susah untuk menangkap dan menghukum," jelasnya.
 
Oleh karena itu, perlu banyak pertimbangan yang harus dipikirkan matang-matang oleh pemerintah dan DPR dalam membahas revisi UU terorisme. Hal itu bertujuan agar dapat memaksimalkan pencegahan dan penindakan atas aksi terorisme.
 
"Nah, itu yang harus dipikirkan dalam rangka perbaikan. Kalau harus ada revisi, bagaimana menanggulangi pencegahan, penindakan, dan porses akhir penegakan hukum dalam hal terorisme ini," ujar Mahyudin.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif