Anggota Komisi III Fraksi Partai Hanura Sarifuddin Sudding - Medcom.id/Farhan
Anggota Komisi III Fraksi Partai Hanura Sarifuddin Sudding - Medcom.id/Farhan

Hanura Bantah Pemilihan Ketua MK Tak Transparan

Whisnu Mardiansyah • 28 Maret 2018 03:23
Jakarta: Anggota Komisi III Fraksi Partai Hanura Sarifuddin Sudding membantah tudingan Fraksi Gerindra pemilihan Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat tidak transparan. Proses uji kelayakan dan kepatutan berjalan terbuka. 
 
"Kita tunggu dari MK hasil keputusan sidang kode etiknya, kemudian bisa saja nanti komisi III akan ambil sikap," kata Sudding di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Maret 2018.
 
Sudding meyakinkan proses uji kelayakan dan kepatutan Arief sudah berjalan sangat terbuka. Dalam pemaparannya, Arief pun dinilai cakap dan menguasai. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari sisi kapabilitas saya kira kita tidak usah meragukan ya," ungkapnya.
 
Baca: Gerindra Sebut Pemilihan Ketua MK tak Transparan
 
Sudding mengungkapkan alasan hanya muncul nama Arief saat uji kelayakan dan kepatutan. Saat itu, Arief habis masa tugas sebagai hakim atau pensiun. Namun Arief menyatakan minatnya kembali sebagai Ketua MK. 
 
"Berdasarkan ketentuam UU bisa saja yang bersangkutan menyampaikan keinginannya untuk maju kembali ke DPR dan dilakukan fit and proper test. dan itu sudah ketentuan seperti itu," pungkasnya.
 
Acara pengambilan sumpah di depan Presiden Joko Widodo berlangsung pukul 14.00 WIB, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Maret 2018. Acara itu dihadiri pejabat tinggi negara serta para hakim MK.
 
Arief tercatat dua kali melanggar kode etik. Dewan Etik MK menjatuhkan sanksi kepada Arief terkait kasus katebelece (surat titipan) yang dlakukan kepada Jaksa Agung Muda Widyo Pramono pada 2016. Kedua terkait pertemuan Arief dengan sejumlah pimpinan Komisi III DPR di Hotel Mid Plaza pada 2017.

 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif