Menhan Ryamizard Ryacudu. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Menhan Ryamizard Ryacudu. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Operasi Trilateral di Laut Sulu Dilakukan Bertahap

Nasional terorisme
Candra Yuri Nuralam • 13 Juni 2019 09:12
Jakarta: Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan operasi trilateral antara Indonesia, Filipina, dan Malaysia untuk menangani terorisme di Laut Sulu masih berproses. Proses awal dilakukan dengan mempertemukan pejabat ketiga negara.
 
"Itu kan kaya latihan dulu, sesuaikan medannya segala macam, bisa iya bisa enggak. Kalau iya kan ada hubungan dululah, ada menteri luar negeri, DPR, kan begitu," kata Ryamizard di Gedung AH Nasution Kementerian Pertahanan, di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu,12 Juni 2019.
 
Menhan menjelaskan pertemuan antara pejabat ketiga negara akan dilanjutkan dengan penentuan tempat latihan. Usai tempat ditentukan, barulah ketiga negara akan menjalankan latihan bersama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Satu bulan latihannya. Mereka kan saya minta empat bulan lalu pada menhannya untuk diagendakan latihan dan saya sudah tentukan latihan dilakukan per bulan," ujar Ryamizard.
 
Dia mengatakan semenjak adanya kerja sama ini aktivitas para perompak di Laut Tarakan berkurang. Untuk itu, Menhan ingin kerja sama pengamanan antara tiga negara ini juga dilakukan pada angkatan darat.
 
"Semenjak latihan bersama di laut itu kan sudah tidak ada lagi perompakan-perompakan di laut yang dilakukan oleh teroris-teroris itu. Waktu pernah ada sekali waktu itu. Nah, darat , udara sudah, tinggal darat sekarang," jelas dia.
 
Menhan dari Indonesia, Malaysia dan Filipina sepakat meningkatkan kerja sama penjagaan perairan Laut Sulu dan sekitarnya. Ketiga menhan meluncurkan trilateral air patrol di Air Force Base, Subang, Malaysia pada 2017.
 
"Bentuk kerja sama ini nantinya juga akan diintegrasikan dengan patroli dan latihan darat menggunakan mekanisme yang sudah dikoordinasikan serta disusun sebelumnya," kata Menhan Ryamizard, Kamis 12 Oktober 2017.
 
Baca: Enam Terduga Teroris Kelompok Abu Hamzah Ditangkap
 
Ryamizard menjelaskan ketiga menhan telah memikirkan penjagaan perairan Sulu sejak 2016. Dari sana muncul kerja sama patroli maritim ketiga negara yang diawali dengan peresmian penggunaan maritime command control(MCC) dan launching TMP lndomalphi di Tarakan pada 19 Juni 2017.
 
"Kegiatan ini juga akan menjadi satu role model yang komprehensif guna memberikan jaminan keamanan bagi pengguna lalu lintas seperti nelayan, transportasi serta eksplorasi kekayaan perairan di kawasan laut Sulu," ujar dia.

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif