Pemuda Muhammadiyah: Republik Kurang Gembira
Ketua Umum Pemuda Muhamadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak. MI/Ramdani.
Jakarta: Ketua Umum Pemuda Muhamadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan ada banyak pihak yang sensitif memasuki tahun politik. Padahal, pesta demokrasi harus disambut gembira.

"Politik kita baper sekali enggak ada ruang untuk bercanda enggak (ada) ruang untuk bergembira," kata Dahnil di acara Milad PP Muhammadiyah ke 86 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, Mei 2018.

Ada banyak pihak yang menjadikan perbedaan sebagai ketakutan. Hal ini membuat masyarakat tak gembira menghadapi pesta demokrasi.


"Republik kurang gembira gara-gara perbedaan kita takutin," ujar Dahnil.

Di acara milad ke 86 ini, PP Muhammadiyah menginisiasi kegiatan ekspedisi kebangsaan dengan menggembirakan keberagaman. Kegiatan ini diisi dengan ekspedisi motor vespa dari Sabang sampai Merauke.

"Tim ekspedisi mereperesentasikan Indonesia. Jadi simbol keberagaman, campaign keberagaman supaya kita gembira dan memahami perbedaan," ujar Dahnil.

Dahnil mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia, tokoh bangsa dan elite politik untuk sama-sama menggembirakan perbedaan. Sikap politik berbeda tapi Indonesia harus tetap satu.



(DRI)