Jokowi Dinilai tak Pilih Kasih Dalam Pembangunan
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) saat meninjau proyek jalan tol Batang-Semarang seksi I di Batang, Jawa Tengah, Senin (9/1). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra.
Jakarta: Pemilihan Presiden 2019 semakin kental terasa setelah pendukung Joko Widodo membalas aksi tagar dan klakson dengan spanduk 'selamat melewati jalan tol yang dibangun Jokowi'. Ketua DPP NasDem Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta pendukung Jokowi menahan diri.

"Seperti spanduk-spanduk soal tol itu, jangan ada lagi. Presiden membangun infrastruktur untuk kejayaan dan kebesaran bangsa ini. Pembangunan-pembangunan infrastruktur itu bukti visi Presiden Jokowi untuk memperkuat dan memakmurkan Indonesia," kata Syahrul dalam keterangan tertulis, Senin, 11 Juni 2018.

Syahrul mengatakan Presiden Jokowi merupakan sosok profesional yang melayani seluruh masyarakat, tanpa membedakan. Para pendukung pun diminta meneladani hal itu.


"Presiden sudah mencontohkan itu dalam masa kerjanya. Presiden tidak memandang mana daerah yang dulu beliau dapat suara banyak, mana daerah tempat dapat suara belum optimal. Semua daerah, selama memang sesuai kebutuhan, dibangun," kata Syahrul.

Syahrul paham para pendukung mulai kehabisan kesabaran karena rangkaian aksi karena kinerja Presiden tak diapresiasi. Ia meminta para pendukung tak mencela atau memperlakukan pendukung lawan dengan buruk.

Para pendukung Jokowi seharusnya menyebarkan bukti kinerja jagoannya. Ia menegaskan, Presiden telah bekerja keras melayani rakyat tanpa membedakan pilihan politik.

"Kalau mau mengajak orang agar ikut mendukung Presiden Jokowi, lakukan dengan cara baik. Mana mungkin orang mau dekat-dekat kalau disindir, dicela, apalagi sampai menggunakan cara kasar seperti fitnah," jelas Syahrul.

Syahrul juga mengajak seluruh pendukung Jokowi aktif di berbagai media sosial. Tujuannya untuk menyebarkan materi-materi positif soal Jokowi dan kinerjanya selama ini.

"Tidak perlu merendahkan atau mengejek pihak lain. Mari penuhi media sosial dengan materi-materi positif dan baik," pungkas Syahrul.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id