Kiai Ma`ruf, dari Tebuireng Menuju Istana
Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin dalam diskusi Refleksi Kebangsaan 71 Tahun Muslimat NU di Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala.
Jakarta: Presiden Joko Widodo memilih Kiai Haji (KH) Ma'ruf Amin sebagai pendampingnya pada Pilpres 2019. Jokowi menyebut duet dirinya dan Ma`ruf sebagai representasi kalangan nasionalis-religius. 

Ma'ruf Amin memang sosok ulama besar yang karismatik. Dia tercatat pernah menduduki jabatan strategis di beberapa lembaga keagamaan besar seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Nahdlatul Ulama (NU).

Ma'ruf pernah mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Dia juga disebut-sebut sebagai keturunan dari Syaikh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani, ulama dari Banten yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram.


Ma'ruf Amin menjabat sebagai ketua MUI. Sebelum duduk di pucuk pimpinan, dia pernah menjabat sebagai ketua Komisi Fatwa MUI Pusat, sebuah komisi yang bertanggung jawab menerbitkan fatwa. 

Selain MUI, Ma'ruf juga menduduki jabatan tertinggi di organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU.  Di sana, ia menjabat sebagai Rais Aam PBNU sejak 2015.

Selain di bidang keagamaan, kiprah Ma'ruf di dunia politik juga tak bisa diremehkan. Ma'ruf tercatat pernah duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta sebagai Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Selain ketua fraksi, Ma'ruf juga pernah dipercaya memimpin Komisi A DPRD DKI. 

Karier politik Ma'ruf tak berhenti di tingkat daerah. Dia pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Di PKB, Ma'ruf pernah duduk sebagai ketua Dewan Syuro.

Baca: KH Ma'ruf Amin Cawapres Jokowi

Ma'ruf Amin juga tercatat pernah dekat dengan Istana. Pada 2007-2014, ia dipercaya oleh Presiden keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Antaragama.

Hari ini, Kamis, 9 Agustus 2018, Presiden Joko Widodo resmi memilih Ma'ruf sebagai pendamping di Pilpres 2019. Pasangan Jokowi-Ma'ruf akan mendaftar secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jumat 10 Agustus esok. 





(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id