Pengangkatan CPNS Honorer Diusulkan Melalui Seleksi Ketat

Whisnu Mardiansyah 26 September 2018 10:55 WIB
tenaga honorer
Pengangkatan CPNS Honorer Diusulkan Melalui Seleksi Ketat
Rieke Diah Pitaloka. Foto: Antara/Agus Bebeng.
Jakarta: Anggota Panitia Kerja (Panja) Revisi UU ASN Rieke Diah Pitaloka mengusulkan perekrutan CPNS kategori honorer diusulkan melalui mekanisme pengangkatan. Usulan itu nantinya termaktub dalam revisi UU ASN.
 
"Sebagai dasar hukum pengangkatan pegawai pemerintahan Non-PNS di semua bidang yang berkategori empat (4) nomenklatur, yaitu honorer (K2 dan Non K), kontrak, pegawai tidak tetap dan pegawai tetap non-PNS, seperti yang termaktub dalam draft Revisi UU ASN DPR RI, Pasal 131 A, melalui mekanisme pengangkatan," kata Rieke di Jakarta, 26 September 2018.
 
Mekanisme pengangkatan itu dilakukan bertahap sesuai dengan kondisi keuangan negara. Pengangkatan juga melalui tahapan verifikasi dan validasi data yang transparan.
 
"Dengan mempertimbangkan masa kerja/pengabdian kepada negara," ujarnya.
 
Lebih lanjut, proses seleksi tenaga honorer pun tidak bisa disamaratakan. Ada formasi khusus yang disesuaikan dengan bidang dan keahlian masing-masing.
 
"Tes yang materi soal ujiannya harus sesuai bidang keilmuan dan keahlian masing-masing profesi," jelasnya.

Baca: Tak Bisa Daftar CPNS, Gaji Telat

Politikus PDIP itu mendukung penuh  Presiden Joko Widodo menjalankan Surat Presiden Nomor R-19/Pres/03/2017 tentang Penunjukkan Wakil untuk Mambahas Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Revisi UU ASN). Surat itu telah ditandatangani oleh Presiden Jokowi dan dikirimkan kepada Ketua DPR RI tanggal 22 Maret 2017.
 
Ia meminta Presiden Jokowi tegas kepada para menterinya yang ditugaskan untuk memulai pembahasan revisi UU ASN.  Yaitu Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Menteri Keuangan dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) untuk bersama-sama dengan Baleg DPR RI (Panja Revisi UU ASN) segera membahas dan mensahkan Revisi UU ASN.
 
"Sekarang tinggal pembahasan, ini sudah sampai September 2018 belum terjadi pembahasan," pungkasnya.




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id