Pembangunan. Foto: MI.
Pembangunan. Foto: MI.

JK Minta Pemda Optimalkan Dana dari Pusat

Nasional pembangunan
Cindy • 10 Mei 2019 07:10
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mengoptimalkan dana transfer dari pemerintah pusat. Dana ini berguna untuk menghindari ketimpangan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), khususnya pembangunan.
 
"Saya harapkan pemerintah daerah memanfaatkan dengan betul, dengan baik, investasi atau transfer pusat yang tiap tahun bertambah baik. Ini baru transfer, belum lagi jaminan-jaminan sosial yang semakin tinggi diberikan kepada masyarakat," kata JK di Jakarta, Kamis, 9 Mei 2019.
 
Menurut dia, ada ketimpangan anggaran belanja pemerintah pusat pada 1990 dengan saat ini. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan hingga 50 persen dari APBN pada 30 tahun lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada tahun 1980-1990-an, anggaran pembangunan itu kurang lebih 50 persen dari APBN, itu pada zaman Orde Baru. Sekarang, hanya 18 persen dari APBN kita yang dipakai untuk belanja modal. Jadi terjadi suatu ketimpangan secara besar-besaran," ucap dia.
 
Pemerintah daerah, jelas dia, dapat memanfaatkan dana dari pusat untuk pembangunan, baik fisik maupun kualitas masyarakat. Setiap 10 tahun, anggaran pemerintah bakal naik lebih dari 100 persen.
 
Pada 2010, APBN mencapai Rp1.000 triliun, sedangkan pada 2020 akan lebih dari Rp2.500 triliun."Jadi naik 1,5 kali lipat dibanding 10 tahun lalu. Artinya adalah harus ada suatu simetris dari haltersebut, adanya penambahan anggaran tapi juga pembangunan," ujar dia.
 
Baca: Genjot Pembangunan, PII Optimalkan Potensi Insinyur
 
Dia meminta pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga agar anggaran belanja rutin seperti belanja pegawai dan barang tidak naik. Dengan begitu, pemerintah dapat mengalokasikan anggaran pembangunan lebih baik.
 
"Hanyalah anggaran belanja modal yang dapat memberikan multiplier effect ke daerah. Membikin jalan, membikin pengairan, meningkatkan ekonomi daerah, dan sebagainya, itu belanja modal. Tapi jangan yang naik itu belanja barang, seperti membeli AC, membikin kantor yang baik, dan sebagainya," imbuh JK. (Antara)
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif