Presiden Joko Widodo. ANT/Hafidz Mubarak A
Presiden Joko Widodo. ANT/Hafidz Mubarak A

Pengamat: Jokowi Tak Perlu Curhat Lagi, Segera Reshuffle

Nasional reshuffle kabinet Virus Korona presiden jokowi
Fachri Audhia Hafiez • 04 Oktober 2020 13:19
Jakarta: Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, menilai sudah saatnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) merombak atau reshuffle kabinet. Curhatan Kepala Negara bukti ketidakpuasan terhadap kinerja menteri dalam penanganan virus korona (covid-19).
 
"Suara-suara publik kan sudah sebenarnya menginginkan Pak Jokowi ini segera melakukan reshuffle. Jadi besok-besok enggak perlu curhat lagi ke publik," kata Adi saat berbincang dengan Medcom.id, Minggu, 4 Oktober 2020.
 
Adi mengatakan sudah cukup bagi Jokowi mengevaluasi menteri dan melakukan perombakan.
Sebab menteri kabinet Indonesia Maju sudah bekerja satu tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini enggan menyebut menteri-menteri yang harus kena reshuffle. Dia menyebut menteri-menteri yang mesti dirombak sudah menjadi rahasia umum khususnya terkait penanganan pandemi virus korona.
 
"Jokowi kan sudah tahu siapa para pemain-pemain yang bisa diganti atau tidak," ujar Adi.
 
Keluhan Kepala Negara dinilai telah mewakili publik. Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah dikhawatirkan menurun bila tak kunjung ada perombakan kabinet.
 
Jokowi sempat mengancam membubarkan lembaga negara atau me-reshuffle kabinet. Ancaman ini lantaran Jokowi kesal pembantunya lambat menangani pandemi korona.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif