Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id
Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id

KPU Layak Diberikan Kewenangan Menunda Pilkada Akibat Korona

Nasional Virus Korona Pemilu Serentak 2020
Anggi Tondi Martaon • 06 April 2020 15:33
Jakarta: Wakil Ketua Komisi II Muhammad Arwani Thomafi menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) layak diberikan kewenangan menunda dan melanjutkan Pilkada 2020 akibat pandemi korona (covid-19). Efektivitas Penundaan pilkada di seluruh wilayah harus menjadi perhatian.
 
"Bisa saja keputusan itu (penundaan pilkada) diberikan secara teknis ke KPU agar lebih efektif (penundaan)," kata Arwani kepada Medcom.id, Senin, 6 April 20202.
 
Arwani memahami dalam aturan penundaan pilkada hanya melibatkan KPU Daerah (KPUD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Sebab, masing-masing daerah dianggap lebih mengetahui secara komprehensif kondisi wilayah masing-masing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, dia menilai KPU juga harus diberi kewenangan. Sebab, saat ini status pandemi korona di Tanah Air menjadi bencana nasional non alam.
 
(Baca: KPU Kantongi 3 Opsi Jadwal Pilkada 2020)
 
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengingatkan penetapan penundaan dan melanjutkan pilkada harus dikoordinasikan bersama instasi lain. Salah satunya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
 
"Situasi ini aman atau tidak itu kan yang bisa menentukan pemerintah melalui gugus tugas," tutur dia.
 
Ketua KPU Arief Budiman mengusulkan pihaknya diberikan kewenangan menunda Pilkada 2020 akibat pandemi korona. Dia berharap usulan itu masuk Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) terkait penundaan pilkada.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif