Bali. Foto: MI/Ramdani
Bali. Foto: MI/Ramdani

Pembukaan Bali untuk Wisatawan Mancanegara Tak Boleh Gegabah

Nasional bali Pariwisata pulau bali Virus Korona Luhut Pandjaitan covid-19 pandemi covid-19 Protokol Covid-19 protokol kesehatan Lestari Moerdijat PPKM PPKM Jawa-Bali
Theofilus Ifan Sucipto • 19 September 2021 17:26
Jakarta: Rencana membuka kembali Bali bagi wisatawan mancanegara mesti dikaji dengan teliti. Masuknya wisatawan asing tidak boleh menyebabkan impor kasus covid-19 hingga lonjakan kasus di Indonesia.
 
“Jangan karena hanya mempertimbangkan jumlah kasus positif covid-19 di Tanah Air lalu kita terburu-buru membuka pintu bagi wisatawan mancanegara,” kata kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) dalam keterangan tertulis, Minggu, 19 September 2021.
 
Politikus Partai NasDem itu mafhum tren kasus covid-19 di Indonesia terus membaik beberapa minggu terakhir. Namun, kewaspadaan pemerintah dan masyarakat harus terus diperkuat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rerie berkaca dari sejumlah negara tetangga yang mengalami lonjakan kasus covid-19. Bahkan, Singapura mencatat kasus covid-19 tertinggi pada Jumat, 17 September 2021, sejak April 2021.
 
Baca: 2.440 Wisatawan Serbu TMII di Hari Kedua Uji Coba Pembukaan Kembali
 
“Harus dipersiapkan dengan matang sistem dan SDM (sumber daya manusia)nya agar penerapan peraturan pengendalian covid-19 bisa konsisten dan transparan,” tegas dia.
 
Pemerintah diminta mempertimbangkan seluruh aspek sebelum membuka pintu bagi wisatawan mancanegara. Pasalnya, sejumlah varian virus korona muncul di beberapa negara.
 
“Upaya selektif harus dilakukan seperti  menetapkan wisatawan dari negara-negara yang sebaran covid-19-nya rendah yang diizinkan berwisata di Indonesia,” tutur dia.
 
Selain itu, disiplin protokol kesehatan (prokes) bagi wisatawan domestik harus ditingkatkan. Kebijakan yang matang dan pengawasan prokes ketat dipercaya membawa berkah bagi Indonesia.
 
“Diharapkan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian nasional,” papar Rerie.
 
Sebelumnya, Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Pulau Dewata bisa kembali dibuka bagi wisatawan mancanegara pada Oktober 2021. Syaratnya, situasi pandemi covid-19 di Indonesia terus terkendali seperti saat ini.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif