KPU Siap Menghadapi Pendaftaran Bacaleg 15 Parpol
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman--Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta: Pendaftaran bakal calon legislatif (caleg) memasuki hari terakhir. Sebanyak 15 partai politik (parpol) akan mendaftar serentak pada hari ini.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan siap menerima kedatangan 15 parpol tersebut. Arief  menyiapkan satu tim untuk satu parpol.

"Sejak 4 Juli hingga hari ini pun kami siap untuk menerima seluruh parpol. Kami sudah menyiapkan 16 tim untuk menerima pendaftaran 16 parpol," kata Arief di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Juli 2018.


Baca: Parpol Kompak Daftar Caleg Jelang Penutupan

Satu tim pendaftaran, kata dia, sudah menyelesaikan pendaftaran dari Partai NasDem. Berkas-berkas parpol akan dicek kembali untuk memastikan kebenaran. "Detail berkas lengkap untuk masing-masing calon akan dilanjutkan di tempat yang lebih luas karena butuh tempat luas," ungkap Arief.

Sementara itu, Arief menegaskan tidak akan menerima pendaftaran untuk esok hari. Jika ada parpol yang batal melakukan pendaftaran hari ini.

"Pokoknya nanti pukul 00.00 WIB sudah tidak ada penerimaan berkas lagi. Jadi di sisa waktu ini bisa dikabarkan kepada partai politik. Kita hanya akan menerima berkas sampai pukul 00.00 WIB setelah itu sudah tidak boleh ada lagi penerimaan berkas," tandas Arief.

Ia memastikan tidak ada waktu tambahan bagi parpol yang tak kunjung mendaftarkan calegnya. "Kita periksa berkas yang masuk sebelum pukul 00.00 WIB," tambahnya.

Mengenai pengisian sistem informasi partai politik (sipol), Arief mengaku masih ada parpol yang mengisi di bawah 80 daftar pemilihan (dapil). "Masih ada partai yang di bawah 80 dapil. Tapi sebagian besar sudah memenuhi 80 dapil," ujarnya.

Meski demikian Arief memperbolehkan parpol mendaftar di KPU. Jumlah 80 dapil itu, kata dia, jumlah maksimal yang ditetapkan KPU untuk pendaftaran anggota DPR.

"Boleh, itu kan maksimal. Jumlah total kursi kan 575. Misalnya dalam satu dapil tidak mengisi penuh 100 persen boleh juga. Di satu dapil hanya 10 kursi dia hanya mencantumkan tujuh calon enggak apa-apa, tidak mengikuti seluruh dapil juga enggak apa-apa," terang Arief.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id