Eks Napi Korupsi, M Taufik Berambisi jadi Ketua DPRD
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhamad Taufik akan kembali berlaga di pemilihan legislatif 2019 sebagai caleg DPRD DKI Jakarta. Taufik berambisi merebut kursi Ketua DPRD yang saat ini diduduki Prasetyo Edi Marsudi dari fraksi PDI Perjuangan.

"Saya daftar di DPRD. Saya mau jadi Ketua DPRD," kata Taufik di kantor DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018.

Politikus Partai Gerindra ini yakin dirinya dapat menduduki kursi nomor satu di DPRD DKI Jakarta. Hal ini lantaran masyarakat tengah senang-senang dengan partai besutan Prabowo Subianto ini.


"Iya yakin, kalau enggak yakin enggak menang Gubernur kemarin," ujar dia.

Taufik berencana akan mendaftarkan diri ke KPU DKI Jakarta pada 17 Juli 2018. Politikus Partai Gerindra ini mengaku tak memiliki persiapan khusus lantaran ini bukan kali pertama baginya.

Ambisi Taufik bisa saja terbentur dengan aturan baru KPU nomor 20 tahun 2018 tentang larangan mencalonkan diri bagi eks napi korupsi, kejahatan seksual terhadap anak, dan bandar narkoba. Ia diketahui sempat bermasalah secara hukum pada 2004 silam.

Saat itu, Taufik divonis 18 bulan penjara. Ia terbukti korupsi Rp488 juta saat masih menjadi Ketua KPU DKI Jakarta. 

Baca: Belum Ada Gugatan PKPU ke MA

Kendati pernah menjadi koruptor, Taufik tetap yakin bisa ikut dalam kontestasi Pileg pada tahun depan. Tak main-main, dia juga percaya diri bisa menang dan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta.

"Udah boleh ikut kan (meski pernah jadi koruptor). Enggak masalah," imbuh dia.

Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan mengatakan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang eks narapidana korupsi, kejahatan seksual terhadap anak, dan bandar narkoba dilarang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif sudah bisa dijalankan. 

Dia mengungkap penerapan aturan tersebut berangkat dari aturan sebelumnya tentang pencalonan anggota DPD yang melarang mantan narapidana korupsi mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.





(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id