Elektabilitas Prabowo Diklaim Lampaui Jokowi di Jabar

M Sholahadhin Azhar 13 Juni 2018 23:41 WIB
pilpres 2019
Elektabilitas Prabowo Diklaim Lampaui Jokowi di Jabar
Ilustrasi--Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto (kanan) di teras belakang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/11/2016). Foto: Antara/Widodo S. Jusuf
Jakarta: Elektabilitas Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto diklaim unggul atas Presiden Joko Widodo di Jawa Barat. Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) menyebut Prabowo meraih dukungan sebesar 45,3 persen, sedangkan Jokowi hanya 40,9 persen dan sisanya 13,8 persen menjawab tidak tahu. 

"Jika terjadi ‘dejavu Pilpres 2014’ di 2019 alias remacth head to head el classico antara Prabowo vs Jokowi, maka Prabowo Subianto juga masih memimpin perolehan suara di Jawa Barat," kata Direktur SPIN Igor Dirgantara dalam keterangannya, Rabu, 13 Juni 2018.

Igor menyebut Prabowo akan meraih 37,1 persen jika pilpres digelar hari ini. Disusul oleh Jokowi dengan 30,5 persen, Gatot Nurmantyo 4,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,3 persen, Anies Baswedan 2,1 persen, Hary Tanoesoedibjo 1,9 persen, Amien Rais 1,1 persen, Rizal Ramli 0,7 persen dan yang menjawab tak tahu sebanyak 19,1 persen


"Tidak ada pergeseran di Jawa Barat. Tanah Pasundan itu tetap akan menjadi lumbung suara bagi Prabowo, saat maju kembali melawan incumbent Presiden Jokowi di Pilpres 2019," kata Igor.

Pada 2014, Prabowo juga berhasil merebut kemenangan di Jabar. Prabowo meraih 14.167.381 suara atau setara 59,78 persen. Sementara itu, Jokowi mendapat 9.530.315 suara atau 40,22 persen.

"Jokowi hanya menang atas Prabowo di Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon. Di sisa kabupaten lainnya Prabowo masih unggul atas Jokowi," imbuhnya.

Ia menjelaskan, ada tiga faktor penting unggulnya Prabowo di Jabar. Pertama yakni Ahmad Heryawan yang menjabat Gubernur selama dua periode. Kedua, efek demonstrasi kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. 

"Ketiga, pembanguan infrastruktur yang dilakukan oleh Presiden Jokowi memang nyata, namun (ada) perguliran isu tenaga kerja asing di Cimahi, Banten, Bogor, Bekasi," ujar Igor.

Survei ini berlangsung pada 5-10 Juni 2018 dengan teknik multistage random sampling. Margin of error pada survei ini sebesar 3 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.






(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id