Ilustrasi vaksinasi. Medcom.id
Ilustrasi vaksinasi. Medcom.id

Jangan Lengah, Antibodi Terbentuk 2 Minggu Setelah Penyuntikan Dosis Kedua

Nasional Virus Korona presiden jokowi vaksinasi vaksin covid-19
Surya Perkasa • 27 Januari 2021 09:07
Jakarta: Epidemiolog Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono menyebut penerima vaksin covid-19 harus menerima dua dosis penyuntikan. Antibodi untuk melawan covid-19 membutuhkan waktu untuk terbentuk.
 
"Baik (vaksin) Sinovac maupun Sinofarm dan Aztrazenica, semuanya double dose. Harus dua dosis disuntikkan, baru akan menimbulkan antobodi dalam level atau konsentrasi protektif di tubuh," kata Miko dalam Breaking News Metro TV, Rabu, 27 Januari 2021.
 
Miko menyebut antibodi sudah terbentuk setelah penyuntikan dosis vaksin pertama. Namun. sistem imun yang muncul belum mampu mencegah infeksi karena antibodi baru belajar mengenal virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac untuk Kedua Kalinya
 
Antibodi baru mampu melawan infeksi setelah penyuntikan dosis kedua. Miko juga menyebut pembentukan antibodi perlu waktu.
 
"Dalam dua minggu minimal, atau bisa sebulan, setelah (vaksin) disuntikkan dua kali, antibodi dalam level protektif," kata dia.
 
Miko menyebut efek proteksi vaksin belum dapat diketahui berapa lama dapat bertahan karena masih dalam tahap pengamatan uji klinis. Efektivitas proteksi vaksin perlu observasi minimal 1 tahun.
 
"Uji coba setahun belum dilakukan karena vaksin belum genap setahun," kata dia.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif