Foto udara kendaraan melintasi kawasan terdampak banjir di Pinggiran Sungai Bengkulu, Bengkulu, Sabtu, 27 April 2019. Antara/David Muharmansyah (Antara)
Foto udara kendaraan melintasi kawasan terdampak banjir di Pinggiran Sungai Bengkulu, Bengkulu, Sabtu, 27 April 2019. Antara/David Muharmansyah (Antara)

Korban Meninggal Banjir Bengkulu Bertambah jadi 17 Orang

Nasional bencana banjir
Candra Yuri Nuralam • 29 April 2019 06:11
Jakarta: Korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Bengkulu terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal dalam bencana ini menjadi 17 orang.
 
"Sebaran dari 17 orang meninggal dunia terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah sebelas orang, Kota Bengkulu tiga orang, dan Kabupaten Kepahiang tiga orang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Minggu, 28 April 2019.
 
Sutopo mengatakan ada sembilan titik di Bengkulu yang mengalami longsor. Sembilan titik itu yakni Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Lebong, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Kaur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebanyak 12.000 orang mengungsi yang tersebar di banyak tempat dan 13.000 orang terdampak bencana," ujarnya.
 
(Baca: Korban Banjir di Bengkulu Butuh Bantuan Bahan Pokok)
 
BNPB mencatat total ternak yang mati akibat banjir dan longsor terdiri dari 106 sapi, 102 kambing atau domba dan empat kerbau. Sedangkan, kerusakan fisik meliputi 184 rumah, tujuh fasilitas pendidikan dan 40 titik sarana prasarana infrastruktur.
 
Hujan deras dari Jumat, 26 April 2019, sore hingga Sabtu, 27 April 2019, pagi kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu mengakibatkan longsor di sembilan titik. Posko Induk di BPBD Provinsi Bengkulu pun telah didirikan di Ruang Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana.
 
Posko pengungsian dibentuk di 12 titik lokasi. Dapur umum yang didirikan juga telah mendistribusikan makanan.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif