Kejaksaan Berduka Atas Kecelakaan JT610
jaksa Agung H. M Prasetyo saat melayat ke rumah korban kecelakaan Lion Air JT610. Foto: Istimewa.
Jakarta: Kejaksaan Agung berduka, sebanyak lima orang pegawainya menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT610 Jakarta - Pangkal Pinang. Jaksa Agung H.M. Prasetyo mengungkapkan duka citanya kepada keluarga korban.
 
Didampingi para Jaksa Agung Muda beserta jajaran pejabat eselon 2, Kejaksaan menyambangi rumah keluarga korban di Jakarta Timur.
 
"Kami ikut berbelasungkawa semoga para korban mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya dan diampuni semua dosa-dosanya. Tak lupa kami doakan agar keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," kata Prasetyo, Selasa, 30 Oktober 2018.
 
Praetyo dan rombongan mendatangi kediaman keluarga Andri Wiranofa di Jakarta Timur. Andri merupakan Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Dia dan istrinya Nia Soegiono berencana kembali ke Pangkal Pinang setelah berakhir pekan bersama keluarga di Jakarta.
 
Selain Andri dan istri, terdapat tiga warga Adhyaksa lain yang menjadi korban. Mereka adalah Kasi Pidsus Pangkal Pinang Dody Junaedi (no manifes 075, seat 19E); Jaksa Fungsional Bangka Selatan Shandy Johan Ramadhan (manifes 122, seat 7F) dan staff Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung yang turut meninggal dunia pada penerbangan tersebut.
 
Selain mengucapkan duka cita Kejaksaan Agung memberikan santunan pada para keluarga korban. Kejaksaan akan mendampingi keluarga korban hingga jenazah ditemukan dan dapat dimakamkan dengan layak.

Baca: Grafik Flightradar Rekam Aktivitas Abnormal Penerbangan JT610

Pemerintah telah membentuk crisis center di Halim Perdana Kusuma. Dari 188 penumpang, sebanyak 168 keluarga korban telah mendaftarkan diri untuk menjalani cek DVI.
 
Sebagai bentuk dukungan, Korps Adhyaksa membentuk posko perwakilan Kejaksaan RI di Bandara Soekarno Hatta terminal IB dan Terminal III dan Pelabuhan Tanjung Priok untuk memberikan layanan informasi.
 
Untuk di posko Bandara Soekarno Hatta masyarakat dapat menghubungi Chaerul Fauzy (Asintel Kejati Banten)  dengan nomor 087855404409 dan Budi (Dan Posko) 08121888162.
 
Sementara di Posko perwakilan Kejaksaan RI di Pelabuhan Tanjung Priok, masyarakat dapat menghubungi Reza dengan nomor kontak 082111522900 dan Ridho Setyawan (Kasi intel Kejari Jakarta Utara) di nomor 08127054081.






(FZN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id