Ilustrasi: Pesawat mengangkut penumpang di bandara (Foto:Antara/Indrianto Eko Suwarso)
Ilustrasi: Pesawat mengangkut penumpang di bandara (Foto:Antara/Indrianto Eko Suwarso)

Pemerintah Diminta Serius Turunkan Harga Tiket Pesawat

Nasional berita dpr
Anggi Tondi Martaon • 04 Juli 2019 18:58
Jakarta: Anggota Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie mengimbau pemerintah agar serius menurunkan harga tiket pesawat. Kebijakan yang diambil saat ini dianggap serupa tiket promo.
 
Kebijakan yang dimaksud yaitu penurunan tarif tiket pesawat maskapai berbiaya murah atau Low-Cost Carrier (LCC) sebesar 50 persen dari tarif batas atas (TBA). Penurunan tarif tersebut bersifat terbatas, hanya pada hari dan jam tertentu, serta untuk beberapa kursi saja.
 
"Kalau hanya berlaku pada jam dan waktu tertentu, sama saja seperti tiket promo yang disodorkan. Padahal, kita berkeinginan bagaimana harga tiket ini bisa dijangkau masyarakat sehingga membawa dampak pertumbuhan ekonomi di daerah," kata Syarif, dikutip Dpr.go.id, Kamis, 4 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus NasDem itu mengungkapkan, kenaikan tarif tiket pesawat berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di daerah. Dibutuhkan ketegasan pemerintah dalam mengatur maskapai.
 
"Jangan sampai seperti ini. Karena ini kan wibawa pemerintah yang kurang baik di mata masyarakat," katanya.
 
Syarif juga meminta stakeholder terbuka terhadap kondisi industri penerbangan, sehingga kebijakan yang diambil tidak mengecewakan masyarakat.
 
"Kalau memang tidak bisa menurunkan harga tiket, terbuka saja. Umumkan, kita tidak bisa, supaya rakyat tidak terbuai dengan iming-iming tiket murah," katanya tegas.
 
Meski demikian, legislator asal daerah pemilihan Kalimantan Barat itu tetap menghormati berbagai upaya yang dilakukan pemerintah. Dia pun meminta agar pihak maskapai menghormati kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait harga tiket pesawat.
 
"Apa yang menjadi kesepakatan bersama harus dijalankan. Dengan demikian ada timbal balik," ujar dia.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif